Huawei resmi memperkenalkan Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro untuk pasar global di Bangkok, Thailand, dan dua model ini langsung menarik perhatian karena menyasar pengguna yang ingin smartwatch ringkas, tetapi tetap stylish. Dalam uji pakai singkat, Watch Fit 5 justru memberi kesan paling kuat karena terasa pas di pergelangan tangan kecil dan tidak terlihat bulky.
Pengalaman itu penting karena desain sering jadi faktor penentu bagi pengguna dengan tangan ramping. Pada Watch Fit 5, bentuk bodi yang minimalis membuat ukuran panjangnya yang selebar pergelangan tangan tidak terasa berlebihan.
Pas di tangan kecil, tetap nyaman dipakai lama
Huawei Watch Fit 5 menggunakan strap silikon dengan banyak lubang, sehingga mudah menyesuaikan berbagai ukuran tangan. Material ini juga terasa nyaman baik saat kondisi kering maupun basah, termasuk ketika terkena air atau keringat.
Selama dipakai, strap tersebut juga tidak mudah menangkap kotoran. Konsistensi warnanya tetap terjaga, sehingga tampilannya masih terlihat bersih meski digunakan cukup intens.
Dari sisi layar, Watch Fit 5 membawa panel AMOLED berukuran 1,82 inci. Ukuran ini memberi ruang yang cukup luas untuk membaca pesan, melihat notifikasi, mengatur kecerahan, hingga memeriksa jumlah langkah dengan lebih jelas.
Pengoperasian layarnya juga terasa mulus. Setiap aplikasi dapat digulir lancar, sementara tombol crown di sisi kanan memberi cara navigasi tambahan yang ringan saat diputar.
Baterai bertahan, meski notifikasi terus masuk
Dalam penggunaan sekitar tiga hari, daya tahan baterai Watch Fit 5 terbilang awet. Unit yang dipakai masih memiliki sisa sekitar 16 persen pada hari ketiga, meski tetap terhubung ke smartphone via Bluetooth dan kerap menerima notifikasi WhatsApp dan lainnya.
Selama periode itu, fitur Always-On Display tidak diaktifkan. Huawei menyebut Watch Fit 5 series mampu bertahan hingga 7 hari untuk penggunaan normal dan sampai 10 hari untuk penggunaan ringan.
Jika Always-On Display diaktifkan, daya tahan baterainya diperkirakan turun menjadi sekitar 4 hari. Pengisian dayanya menggunakan charger magnetik khusus.
Watch Fit 5 Pro tampil lebih besar dan lebih lengkap
Selain model reguler, Watch Fit 5 Pro juga sempat dicoba. Model ini membawa layar 1,92 inci, sehingga terasa lebih besar dari Watch Fit 5, dengan bezel yang lebih ramping dan lapisan titanium.
Meski begitu, sekilas desain keduanya masih terlihat mirip. Keduanya juga sama-sama memakai tombol crown untuk navigasi menu.
Perbedaan paling mencolok ada pada fitur kesehatan tertentu yang tersedia di model Pro. Salah satunya adalah pendeteksi risiko diabetes, yang baru bisa diakses setelah smartwatch dipakai setidaknya tiga hari untuk menganalisis indikator kesehatan pengguna.
Setelah analisis dianggap cukup, menu bertanda huruf “R” akan muncul. Dari sana, hasil tingkat risiko diabetes ditampilkan dalam kategori rendah, medium, atau tinggi.
Varian warna dan jadwal rilis di Indonesia
Huawei juga menyiapkan pilihan strap kain tenun dan silikon untuk kedua model Watch Fit 5 series. Watch Fit 5 hadir dalam lima opsi warna, sedangkan Watch Fit 5 Pro hanya tersedia dalam tiga opsi warna.
Kedua smartwatch ini dipastikan rilis di Indonesia pada 12 Mei. Namun, harga resmi untuk pasar Tanah Air belum diumumkan.
Source: tekno.kompas.com






