Huawei resmi membawa Mate 80 Pro kembali ke pasar Indonesia dengan banderol Rp16.999.000. Kehadiran flagship ini juga menandai kembalinya seri Mate ke Indonesia setelah jeda lebih dari tiga tahun, sehingga langsung menarik perhatian pengguna yang menunggu lini premium Huawei.
Perangkat ini mulai tersedia pada 24 April 2026 dan hadir dengan penawaran benefit hingga Rp7,5 juta selama periode promosi sampai 24 Mei 2026. Huawei menempatkan Mate 80 Pro sebagai ponsel kelas atas yang menonjolkan kamera, ketahanan bodi, serta fitur berbasis kecerdasan buatan untuk pemakaian harian.
Kembalinya seri Mate ke Indonesia
Langkah ini memperlihatkan upaya Huawei untuk menghidupkan kembali identitas flagship di pasar domestik. Seri Mate selama ini memang punya posisi penting dalam portofolio Huawei, baik di pasar global maupun di Tiongkok.
Jejak seri ini di Indonesia juga cukup panjang, dimulai dari kehadiran Mate 10 pada 2017. Setelah itu, setiap generasi membawa pendekatan teknologi yang berbeda, seperti Neural Processing Unit untuk AI, reverse wireless charging pada Mate 20, hingga konektivitas satelit di Mate 60 dan Mate 70.
Fokus utama ada pada kamera
Huawei mengusung slogan “See It True” untuk Mate 80 Pro, dan kamera menjadi daya tarik utamanya. Sistem True-to-Colour Camera 2.0 dirancang agar warna terlihat lebih akurat dan mendekati kondisi asli.
Kamera utama memakai sensor 50MP Ultra Lighting dengan sensor RYYB berukuran 1/1.28 inci. Kombinasi ini ditujukan untuk meningkatkan serapan cahaya, terutama saat pemotretan di kondisi minim cahaya.
Huawei juga membekali perangkat ini dengan aperture variabel F1.4 hingga F4.0 serta OIS. Dukungan itu membantu menjaga stabilitas gambar, termasuk saat memotret di malam hari atau di dalam ruangan.
Konfigurasi kamera yang lengkap
Selain kamera utama, Mate 80 Pro membawa kamera 48MP Macro Telephoto dengan 4x optical zoom. Kamera ini juga mendukung foto makro hingga jarak 5 cm, sehingga detail objek kecil dapat ditangkap lebih dekat.
Ada pula kamera ultra-wide 40MP dengan aperture F2.2 untuk kebutuhan sudut pandang lebih luas. Huawei menambahkan AI Composition agar komposisi foto bisa dibantu secara otomatis agar hasil lebih seimbang.
Berikut susunan kamera utama yang diusung Mate 80 Pro:
- Kamera utama 50MP Ultra Lighting dengan sensor RYYB 1/1.28 inci.
- Kamera 48MP Macro Telephoto dengan 4x optical zoom dan makro 5 cm.
- Kamera ultra-wide 40MP dengan aperture F2.2.
- Fitur AI Composition, True-to-Colour Camera 2.0, dan OIS.
Ketahanan bodi dan desain premium
Di sisi ketahanan, Huawei memakai Super Durable Architecture yang dipadukan dengan Kunlun Glass generasi kedua. Perusahaan menyebut material tersebut memiliki ketahanan hingga 20 kali lebih baik dibanding kaca standar terhadap benturan.
Bagian belakang perangkat menggunakan material vegan fibre agar tetap tampil premium sekaligus lebih tahan dipakai. Mate 80 Pro juga mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti tahan debu dan air, termasuk semprotan air bertekanan tinggi serta suhu ekstrem antara -20°C hingga 80°C.
Dari sisi tampilan, Huawei memilih konsep Iconic Dual Space Ring dengan layar 6,75 inci. Bezel yang tipis dan desain flat-edged di sisi bodi membuat perangkat ini terlihat modern sekaligus nyaman digenggam.
Fitur AI untuk aktivitas sehari-hari
Huawei menambahkan sejumlah fitur berbasis AI untuk mendukung penggunaan yang lebih praktis. AI Remove membantu menghapus objek dari foto, sedangkan AI Best Expression membantu memilih ekspresi terbaik dalam foto grup.
Ada juga AI Gesture Control untuk navigasi tanpa sentuhan dan AI Messaging untuk mempercepat komunikasi. Kehadiran fitur-fitur ini menunjukkan bahwa Mate 80 Pro tidak hanya mengandalkan spesifikasi hardware, tetapi juga pengalaman penggunaan yang lebih efisien.
Baterai besar untuk kebutuhan intensif
Huawei membekali Mate 80 Pro dengan baterai 5750mAh untuk mendukung pemakaian sepanjang hari. Pengisian dayanya juga tergolong cepat, dengan 100W wired dan 80W wireless.
Kombinasi kapasitas baterai, sistem pengisian, kamera, dan ketahanan bodi membuat Mate 80 Pro diposisikan sebagai opsi premium baru di Indonesia. Dengan harga Rp16.999.000 dan benefit promosi hingga Rp7,5 juta, perangkat ini jelas disiapkan untuk menarik pengguna yang mencari flagship dengan fokus kuat pada kamera, daya tahan, serta fitur AI.
Source: selular.id