Huawei Mate 80 Pro Resmi di Indonesia, Harga Rp 16,999 Juta dan Kamera 1 Inci Menjadi Andalan

Author: Qoo Media

Huawei resmi membawa Mate 80 Pro ke Indonesia dan langsung menempatkan perangkat ini sebagai andalan baru di segmen flagship. Kehadirannya juga menandai kembalinya lini Mate Pro ke pasar Tanah Air setelah terakhir hadir melalui Huawei Mate 40 Pro pada 2020.

Ponsel ini diposisikan kuat di sektor fotografi, terutama untuk pengguna yang membutuhkan hasil gambar tajam dan warna yang mendekati aslinya. Huawei menyebut peningkatan kamera pada Mate 80 Pro mampu memberi detail lebih jelas, termasuk saat foto diperbesar dan saat memotret portrait dengan kombinasi warna yang kompleks.

Fokus pada kamera dan pemrosesan gambar

Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, Edy Supartono, mengatakan Mate 80 Pro dirancang untuk menghasilkan gambar yang tajam dengan rentang dinamis lebih tinggi dan reproduksi warna yang lebih akurat. Ia juga menegaskan bahwa Huawei membawa teknologi pencitraan baru agar akurasi warna tetap terjaga seperti di dunia nyata.

Di sektor kamera, Huawei memasang sensor utama 50 MP RYYB dengan variabel aperture f/1.4–f/4.0. Konfigurasi ini dipadukan dengan kamera ultrawide 40 MP dan kamera telefoto makro 48 MP, sementara pengolahan gambarnya didukung teknologi AI XMAGE berstandar True-to-Colour Camera 2.0.

Sensor utama berukuran 1 inci menjadi salah satu nilai jual perangkat ini. Huawei menyebut kombinasi sensor besar dan bantuan AI dapat membantu mempertahankan kualitas gambar, mengoreksi detail tertentu, dan membuat hasil foto tampak lebih kontras tanpa mengorbankan warna.

Layar besar, terang, dan tahan banting

Di sisi depan, Huawei Mate 80 Pro membawa panel LTPO AMOLED 6,75 inci dengan resolusi Full HD Plus. Layar ini mendukung refresh rate adaptif hingga 120 Hz, touch sampling rate 300 Hz, serta tingkat kecerahan puncak sampai 8.000 nits.

Untuk perlindungan, layar tersebut sudah dilapisi kaca Kunlun generasi kedua. Kombinasi ini membuat perangkat terasa lebih siap dipakai untuk penggunaan harian yang intens, terutama bagi pengguna yang sering mengandalkan ponsel untuk menonton, mengambil foto, atau bekerja mobile.

Huawei juga membekali Mate 80 Pro dengan sertifikasi IP68 dan IP69. Artinya, perangkat ini sudah memiliki ketahanan terhadap debu dan air pada level yang lebih tinggi dibanding banyak ponsel di kelasnya.

Daya, performa, dan ekosistem Huawei

Soal daya, Mate 80 Pro membawa baterai 5.500 mAh. Pengisian dayanya mendukung fast charging 100 watt lewat kabel, 80 watt nirkabel, dan reverse charging 18 watt sehingga bisa dipakai untuk mengisi perangkat lain.

Huawei juga menyiapkan sistem pendingin SuperCool Heat Dissipation untuk menjaga suhu tetap stabil. Perusahaan menyebut pembaruan ini membantu menjaga performa agar tetap mulus dan responsif saat perangkat bekerja dalam aktivitas berat.

Untuk dapur pacu, Huawei belum mengungkap chipset yang digunakan pada versi Indonesia. Namun, di China, perangkat ini memakai Kirin 9030 Pro, sedangkan varian yang dipasarkan di Indonesia hadir dengan RAM dan storage 16/512 GB.

Ponsel ini menjalankan HarmonyOS, bukan Android. Karena itu, Mate 80 Pro tidak membawa layanan Google Mobile Services, termasuk Play Store, YouTube, Google Maps, dan Google Drive, dan Huawei mengandalkan ekosistem HMS melalui AppGallery sebagai toko aplikasinya.

Harga dan ketersediaan

Huawei Mate 80 Pro hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu hitam, emas, dan hijau. Di Indonesia, harganya dipatok Rp 16.999.000.

Pemesanan dibuka pada 24 April melalui situs web Huawei dan marketplace rekanan Huawei di Indonesia. Dengan kombinasi kamera besar, layar terang, baterai besar, dan ekosistem perangkat lunak milik sendiri, Mate 80 Pro disiapkan untuk bersaing di kelas premium dengan karakter yang sangat menonjol di fotografi.

Source: tekno.kompas.com
Terbaru