Huawei Lebih Dulu Kuasai Wide Fold, Samsung Baru Siapkan Galaxy Z Wide Fold

Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat dengan desain baru yang lebih pendek dan lebih lebar dari lini Fold saat ini. Namun sebelum Galaxy Z Wide Fold itu benar-benar meluncur, Huawei sudah lebih dulu menguasai perhatian pasar lewat model wide fold yang diperkenalkan lebih awal.

Arah desain ini menjadi penting karena format wide fold dinilai bisa memperbaiki pengalaman yang selama ini kerap dikeluhkan pada ponsel lipat berbentuk buku. Layar luar yang lebih lebar membuat aktivitas mengetik, membaca, dan membuka aplikasi harian terasa lebih natural saat perangkat masih tertutup.

Huawei lebih cepat masuk ke segmen wide fold

Berdasarkan informasi yang beredar, Huawei sudah menampilkan ponsel wide fold pertamanya yang disebut Pura X Max sebelum peluncuran resminya pada 20 April. Perusahaan itu juga telah membuka pre-order di China dengan pilihan warna hitam, putih, biru, emas, dan oranye.

Langkah ini membuat Huawei tampak lebih agresif dalam membaca arah pasar foldable. Di tengah mayoritas ponsel lipat model buku yang masih mempertahankan layar depan sempit, Huawei justru lebih dulu menghadirkan pendekatan yang menekankan kenyamanan saat perangkat dilipat.

Perangkat tersebut disebut membawa layar utama di kisaran 7,6 hingga 7,69 inci. Sementara layar penutupnya berada di sekitar 5,5 inci, ukuran yang menunjukkan fokus pada penggunaan yang lebih praktis dalam mode tertutup.

Huawei juga disebut menempatkan modul kamera belakang horizontal dengan tiga kamera. Di bagian depan, tersedia kamera punch-hole di layar luar pada posisi tengah, lalu kamera punch-hole lain di layar dalam di sudut kanan atas.

Dari sisi performa, perangkat itu berpotensi memakai chipset Kirin 9030. Jika informasi ini tepat, Huawei tampaknya tidak hanya mengejar desain baru, tetapi juga ingin menjaga posisinya sebagai pemain premium di kelas foldable.

Samsung menyiapkan Galaxy Z Wide Fold

Di sisi lain, Samsung dilaporkan sedang menyiapkan perangkat yang sementara disebut Galaxy Z Wide Fold. Bocoran yang beredar menyebut ponsel ini akan hadir bersama Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 pada 22 Juli.

Render CAD yang muncul memberi gambaran awal tentang arah desain perangkat tersebut. Model ini terlihat memakai dua kamera belakang dan satu kamera selfie punch-hole, dengan bodi yang tetap sangat tipis saat dibuka.

Ukuran yang disebut dalam bocoran juga cukup rinci. Galaxy Z Wide Fold diperkirakan memiliki dimensi 123,9 x 161,4 x 4,9 mm saat dibuka, lalu 123,9 x 82,2 x 9,8 mm saat dilipat.

Layar luarnya disebut berukuran 5,4 inci. Sementara layar utamanya diperkirakan berada di angka 7,6 inci, sehingga secara diagonal sangat dekat dengan perangkat Huawei yang lebih dulu diperkenalkan.

Mengapa format wide fold mulai menarik perhatian

Format wide fold punya daya tarik yang berbeda dari model foldable yang lebih sempit. Desain ini memberi ruang layar depan yang lebih masuk akal untuk pemakaian cepat tanpa harus sering membuka perangkat.

Ada beberapa alasan utama mengapa format ini mulai dilirik industri:

  1. Memberi area mengetik yang lebih nyaman saat ponsel tertutup.
  2. Memudahkan membaca artikel, pesan, dan media sosial tanpa lipatan terasa mengganggu.
  3. Menyediakan ruang lebih luas untuk multitasking dan split-screen saat dibuka.
  4. Menawarkan kompromi yang lebih seimbang antara kenyamanan genggam dan produktivitas.

Bagi merek seperti Samsung, format ini juga relevan karena lini Galaxy Z Fold selama ini identik dengan produktivitas. Jika desain wide fold benar-benar masuk ke jajaran Galaxy Z, Samsung bisa membawa narasi baru tanpa meninggalkan positioning utamanya.

Perbandingan awal Huawei dan Samsung

AspekHuawei Pura X MaxSamsung Galaxy Z Wide Fold
Layar dalam7,6–7,69 inci7,6 inci
Layar luar5,5 inci5,4 inci
Kamera belakangTiga kameraDua kamera
Kamera depanPunch-hole di layar luar dan dalamSatu kamera selfie punch-hole
StatusPre-order dibuka di ChinaDiperkirakan meluncur bersama seri Fold dan Flip berikutnya

Data awal itu menunjukkan Huawei unggul dalam kecepatan eksekusi pasar. Samsung masih berpeluang menonjol lewat optimasi software, ekosistem perangkat, dan distribusi global yang lebih luas.

Persaingan ini juga belum tentu berhenti pada dua merek tersebut. Artikel referensi menyebut Apple bisa ikut masuk ke pasar foldable lewat iPhone Fold berformat lebar pada akhir tahun ini, yang berarti kategori wide fold bisa segera berubah menjadi arena kompetisi baru di kelas premium.

Jika tren ini berlanjut, fokus pasar ponsel lipat akan bergeser dari sekadar desain dan ketipisan ke pertanyaan yang lebih penting, yakni siapa yang paling berhasil menghadirkan layar lipat yang nyaman dipakai setiap hari. Huawei sudah lebih dulu melangkah, sementara Samsung tampak bersiap membalas dengan Galaxy Z Wide Fold sebagai kandidat kuat untuk memanaskan persaingan berikutnya.

Source: sammyguru.com

Berita Terkait

Back to top button