Huawei memperluas portofolio perangkat di Indonesia lewat dua produk baru yang menyasar kebutuhan berbeda, yakni FreeBuds Pro5 sebagai TWS premium dan WiFi Mesh X3 Pro untuk koneksi internet rumah. Keduanya hadir untuk memperkuat ekosistem perangkat Huawei, dari audio personal hingga jaringan nirkabel yang lebih stabil.
FreeBuds Pro5 menjadi sorotan utama karena membawa desain in-ear dengan active noise cancellation (ANC) serta pendekatan ergonomis yang lebih matang. Huawei menyebut desainnya diuji melalui analisis ergonomis yang melibatkan 10.000 sampel telinga agar lebih nyaman dipakai dalam durasi lama.
Desain dibuat lebih ringkas
Edy Supartono, Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, mengatakan FreeBuds Pro5 dibuat 10% lebih kecil dan 5% lebih ringan. Bentuk ini ditujukan untuk menghasilkan secure seal yang pas di telinga, sehingga tetap stabil meski digunakan bergerak.
Bobot tiap earbuds hanya 5,5 gram, sehingga kesan ringan menjadi salah satu daya tarik utamanya. Huawei juga menyematkan baterai 60 mAh pada masing-masing earbuds untuk mendukung pemakaian hingga 6 jam saat ANC aktif.
Daya tahan pemakaian itu bertambah lewat charging case yang menyediakan tambahan baterai hingga 38 jam. Kombinasi ini membuat FreeBuds Pro5 cocok untuk penggunaan harian tanpa harus sering mengisi ulang daya.
Fokus pada kualitas audio
Huawei membekali FreeBuds Pro5 dengan driver dual-magnet ultra-linear yang diklaim mampu menghasilkan bass mendalam hingga 10Hz. Untuk bagian treble, TWS ini memakai driver diafragma planar mikro ultra-tipis yang mampu mencapai 48kHz.
Pemrosesan suaranya juga didukung Dual DSP dan Dual DAC agar hasil audio terdengar lebih bertekstur. Selain itu, perangkat ini mendukung audio lossless 48kHz/24-bit dan codec L2HC 4.0 untuk menjaga kualitas suara tetap jernih.
Fitur lain yang menonjol adalah audio spasial 360 derajat. Teknologi ini dapat melacak audio sesuai pergerakan kepala, sehingga memberikan pengalaman mendengar yang lebih imersif.
ANC dan panggilan tetap jelas
Sistem peredam bising FreeBuds Pro5 memakai ANC berbasis AI dual-engine. Huawei menyebut sistem ini dapat memproses 400.000 kebisingan per detik dan meredam bising hingga 220%.
Perusahaan juga mengklaim kualitas panggilan tetap terjaga di lingkungan bising hingga 100dB dan kondisi angin hingga 10 meter per detik. Ini menjadi nilai penting bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan atau di tempat ramai.
FreeBuds Pro5 memiliki rating IP57, yang berarti tahan terhadap keringat, hujan, dan debu. TWS ini juga mendukung koneksi ke dua perangkat sekaligus, sehingga lebih praktis bagi pengguna yang berganti antara ponsel, tablet, atau laptop.
Konektivitasnya mengandalkan Bluetooth 6.0 dan aplikasi Huawei Audio Connect. Perangkat ini juga kompatibel dengan EMUI, iOS, dan Android, sehingga jangkauannya tidak terbatas pada satu ekosistem saja.
WiFi Mesh X3 Pro untuk rumah
Selain TWS, Huawei juga memperkenalkan WiFi Mesh X3 Pro sebagai router modem untuk jaringan rumah. Perangkat ini hadir dengan desain Golden Mountain Glow yang menampilkan tampilan seperti puncak gunung es di dalam silinder kaca.
Dari sisi teknis, router ini memiliki dua port Ethernet dan mendukung Dual-Band Wi-Fi 7. Huawei juga menambahkan kipas generasi kedua dan sistem ventilasi udara terbaru untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil.
Harga dan ketersediaan
FreeBuds Pro5 hadir dalam warna Sand dan Grey dengan harga Rp 2.999.000. Huawei membuka pemesanan mulai 24 April 2026 di seluruh saluran penjualan resmi di Indonesia.
Selama periode 24 April sampai 24 Mei, Huawei juga memberi penawaran khusus berupa potongan harga untuk pembelian satu earbud yang berlaku satu tahun. Sementara itu, WiFi Mesh X3 Pro disebut akan segera hadir di Indonesia, dan harga serta ketersediaannya akan diumumkan melalui website resmi Huawei.
Source: inet.detik.com