Calon pembeli iPhone generasi berikutnya berpotensi menghadapi lonjakan harga yang cukup besar pada iPhone 18 Pro. Model ini dirumorkan dibanderol mulai US$1.299 hingga US$1.399, dengan estimasi harga di Indonesia mencapai Rp21,6 juta sampai Rp25,2 juta.
Kenaikan harga tersebut dikaitkan dengan biaya produksi chip 2 nanometer dan naiknya harga kontrak RAM global. Apple juga disebut menyiapkan peningkatan performa, memori, dan kamera untuk mendukung pemrosesan AI langsung di perangkat.
Biaya Komponen Berpotensi Menekan Harga
Chip Apple A20 Pro dengan proses fabrikasi 2nm dari TSMC menjadi salah satu komponen yang paling disorot dalam bocoran iPhone 18 Pro. Chip ini disebut dapat menawarkan performa sekitar 15 persen lebih cepat sekaligus konsumsi daya hingga 30 persen lebih hemat.
Efisiensi tersebut dinilai penting untuk menopang fitur Apple Intelligence yang bekerja langsung di perangkat. iPhone 18 Pro juga dirumorkan membawa RAM minimal 12GB agar pemrosesan kecerdasan buatan dapat berjalan lebih instan.
Belum ada pengumuman resmi dari Apple mengenai harga, konfigurasi memori, maupun penggunaan chip tersebut. Karena itu, seluruh angka dan spesifikasi yang beredar masih perlu dipandang sebagai rumor hingga perusahaan memperkenalkan produknya.
Kamera Utama Disebut Lebih Fleksibel
Pembaruan lain yang berpotensi membedakan iPhone 18 Pro dari pendahulunya berada pada kamera utama 48MP. Apple dikabarkan tengah menyiapkan teknologi variable aperture, yakni bukaan lensa mekanis yang dapat berubah secara otomatis.
Sistem bukaan variabel itu ditujukan untuk menghasilkan efek latar buram yang lebih alami, menyerupai karakter foto dari kamera DSLR. Jika benar diterapkan, fitur ini dapat menjadi perubahan penting pada pendekatan fotografi iPhone.
Pada bagian depan, Apple juga disebut dapat memperkecil area Dynamic Island di layar LTPO OLED 6,3 inci. Penyusutan area tersebut diperkirakan memberi ruang pandang lebih luas tanpa mengubah ciri desain utama iPhone.
Rumor warna baru turut muncul dari platform Weibo dan dilaporkan mencakup Dark Cherry atau merah tua, biru muda, serta abu-abu tua. Pilihan ini belum dikonfirmasi dan dapat berubah menjelang peluncuran perangkat.
Model Premium Diperkirakan Tiba Lebih Dulu
Apple dilaporkan mempertimbangkan strategi peluncuran dua gelombang untuk lini iPhone 18. Model premium diperkirakan diperkenalkan lebih awal pada September 2026, sedangkan model standar baru menyusul pada Maret atau April 2027.
Menurut analis teknologi Bloomberg, Mark Gurman, gelombang pertama dapat mencakup iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan ponsel layar lipat yang disebut iPhone Ultra Fold. Strategi tersebut disebut berkaitan dengan upaya menjaga efisiensi produksi pada lini perangkat baru.
Acara Apple Keynote diperkirakan berlangsung pada 8 atau 9 September 2026. Penjualan global model premium itu diproyeksikan dimulai pada pertengahan hingga akhir September 2026.
| Model | Estimasi Harga Global | Estimasi Harga Indonesia |
|---|---|---|
| iPhone 18 Pro | US$1.299–US$1.399 | Rp21.600.000–Rp25.200.000 |
| iPhone 18 Pro Max | US$1.299–US$1.499 | Rp23.400.000–Rp27.000.000+ |
| iPhone Ultra Fold | Di atas US$2.000 | Rp40.000.000–Rp45.000.000 |
Harga Indonesia Masih Bisa Berubah
Estimasi harga untuk pasar Indonesia telah memperhitungkan kalkulasi pajak dan bea masuk ketika perangkat tersedia secara resmi. Namun, harga akhir tetap dapat berubah mengikuti kebijakan Apple, biaya komponen, dan kondisi distribusi saat peluncuran.
iPhone 18 reguler dan iPhone 18e disebut tidak masuk dalam gelombang penjualan pertama. Dengan pemisahan jadwal tersebut, perhatian Apple diperkirakan lebih dahulu tertuju pada jajaran Pro serta perangkat lipat barunya.
