Tekanan Kabin Turun, Garmin Autoland Mendaratkan King Air Tanpa Kendali Manual

Sebuah Beechcraft Super King Air berhasil melakukan pendaratan darurat di Colorado, Amerika Serikat, ketika sistem Garmin Emergency Autoland mengambil alih kendali pesawat. Pendaratan ini berlangsung tanpa intervensi manual hingga pesawat tiba dengan selamat di landasan.

Peristiwa tersebut menandai penggunaan nyata pertama sistem Autoland dari awal sampai akhir dalam keadaan darurat, menurut Garmin. Dua orang di dalam pesawat selamat setelah sistem mengarahkan pesawat menuju pendaratan aman.

Pendaratan Darurat di Colorado

Insiden terjadi di Rocky Mountain Metropolitan Airport pada Sabtu, 20 Desember 2025, waktu setempat. Pesawat sebelumnya terbang dari Bandara Aspen/Pitkin County menuju Colorado.

Federal Aviation Administration (FAA) mengonfirmasi kejadian itu setelah pilot kehilangan komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara atau air traffic control. Regulator tersebut menyatakan sistem pendaratan darurat di pesawat telah diaktifkan saat insiden berlangsung.

FAA menyebut dua orang berada di dalam pesawat dan seluruhnya selamat. Lembaga itu juga menyatakan investigasi atas kejadian tersebut masih berjalan.

AspekInformasi
PesawatBeechcraft Super King Air
Lokasi pendaratanRocky Mountain Metropolitan Airport, Colorado
Orang di pesawat2 pilot, tanpa penumpang
Sistem yang digunakanGarmin Emergency Autoland

Bukan karena Pilot Tidak Sadar

CEO perusahaan charter yang mengoperasikan pesawat, Chris Townsley, mengatakan kondisi darurat dipicu penurunan tekanan kabin secara cepat dan tidak terduga. Kedua pilot kemudian memakai masker oksigen setelah menghadapi kondisi tersebut.

Para pilot tidak kehilangan kesadaran dan tetap dapat mengambil keputusan selama penerbangan. Mereka memilih mempertahankan aktivasi sistem Autoland hingga pesawat menyelesaikan pendaratan.

“Sistem tersebut aktif secara otomatis ketika ketinggian kabin melewati batas aman, dan pilot memutuskan untuk mempertahankan sistem tersebut hingga pendaratan,” ujar Townsley dalam sebuah pernyataan. Penjelasan ini membantah dugaan awal bahwa pilot mengalami incapacitated atau tidak mampu mengendalikan pesawat.

Status tersebut muncul dari sistem suara komunikasi otomatis Garmin yang dikirimkan kepada ATC. Pesan itu merupakan bagian dari prosedur komunikasi standar ketika pesawat berada dalam kondisi darurat.

Cara Sistem Memilih Bandara

Garmin memperkenalkan teknologi Emergency Autoland pada 2019 untuk mengambil alih kendali pesawat ketika pilot tidak dapat menerbangkannya. Sistem ini dirancang menjalankan proses pendaratan secara penuh, bukan sekadar membantu menjaga arah penerbangan.

Ketika aktif, Autoland menentukan bandara tujuan secara otomatis dengan menilai sejumlah parameter keselamatan. Pertimbangannya mencakup panjang landasan, jarak menuju bandara, kondisi bahan bakar, serta faktor keselamatan lain yang tersedia bagi sistem.

Dalam kejadian ini, teknologi tersebut tidak hanya digunakan untuk mengarahkan pesawat di udara, tetapi juga menyelesaikan tahapan pendaratan hingga pesawat tiba dengan aman. Menurut laporan tekno.kompas.com yang merangkum The Register, Garmin menilai kejadian ini sebagai tonggak penting bagi otomasi penerbangan.

Pendaratan King Air tersebut menunjukkan peran sistem darurat otomatis sebagai lapisan keselamatan tambahan dalam penerbangan umum. Namun, insiden ini juga tetap berada dalam penanganan investigasi FAA untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lengkap.

Source: tekno.kompas.com
Terkait