Samsung kembali memunculkan calon ponsel lipat baru yang langsung menarik perhatian pasar. Bocoran terbaru memperlihatkan perangkat yang disebut Galaxy Z Wide Fold, atau kemungkinan akan dipasarkan sebagai Galaxy Z Fold 8 Wide, dengan desain yang lebih tipis dan konfigurasi kamera yang justru lebih sederhana.
Informasi awal ini penting karena memberi gambaran arah strategi Samsung di lini foldable premium. Jika bocoran tersebut akurat, perusahaan asal Korea Selatan itu tampak ingin menghadirkan varian lipat bergaya buku yang tetap mewah, tetapi dibuat lebih agresif dalam segmentasi fitur dan harga.
Desain awal yang berbeda dari Fold biasa
Render yang beredar berasal dari laporan Android Headlines bersama pembocor OnLeaks. Dari tampilan belakang, Galaxy Z Wide Fold disebut membawa bahasa desain yang mirip dengan Galaxy S25 Edge, sehingga terlihat lebih modern dan bersih.
Meski begitu, gambar itu belum tentu sama dengan produk final. Detail yang paling menonjol justru ada pada sisi kamera, karena perangkat ini hanya terlihat membawa dua kamera belakang.
Jumlah kamera tersebut menjadi pembeda utama dibanding Galaxy Z Fold 8 reguler yang diperkirakan hadir dengan tiga kamera belakang. Jika benar, Samsung tampaknya sengaja membuat perbedaan yang jelas antara model utama dan varian Wide Fold.
Dimensi yang mulai terungkap
Bocoran juga mengungkap ukuran bodi perangkat dalam dua kondisi, yakni terbuka dan dilipat. Saat dibuka, Galaxy Z Wide Fold disebut memiliki dimensi 123,9 x 161,4 x 4,9 mm, termasuk tonjolan bezel.
Jika bagian bezel yang menonjol tidak dihitung, ketebalannya dikabarkan berada di sekitar 4,3 mm. Angka ini menunjukkan Samsung tetap mengejar profil tipis pada perangkat lipat generasi terbaru.
Saat dilipat, dimensi yang beredar menjadi 123,9 x 82,2 x 9,8 mm. Ketebalan itu bisa mencapai 14,6 mm jika modul kamera ikut diperhitungkan, sehingga area kamera masih menjadi faktor paling besar dalam total ketebalan perangkat.
Spesifikasi layar dan chipset yang dirumorkan
Sejumlah spekulasi juga sudah muncul soal spesifikasi inti. Galaxy Z Wide Fold disebut akan memakai layar penutup 5,4 inci dan layar utama 7,6 inci, sehingga formatnya masih mengikuti pola ponsel lipat bergaya buku.
Untuk performa, perangkat ini dirumorkan mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset yang sama juga disebut akan dipakai pada seri Galaxy S26 dan Galaxy Z Fold 8.
Jika rumor itu terbukti, maka Samsung tampaknya tidak akan membedakan Wide Fold dari Fold 8 lewat tenaga pemrosesan. Perbedaan utama kemungkinan justru muncul di desain, jumlah kamera, dan harga jual.
Konfigurasi memori, baterai, dan pengisian daya
Laporan referensi menyebut Galaxy Z Wide Fold kemungkinan hadir dalam beberapa opsi penyimpanan dan RAM. Konfigurasinya diperkirakan sebagai berikut:
- 256GB / 12GB
- 512GB / 12GB
- 1TB / 16GB
Kapasitas baterainya juga disebut bisa mencapai 5.000 mAh. Untuk pengisian, perangkat ini dirumorkan mendukung fast charging kabel 45W dan wireless charging 25W.
Di sisi perangkat lunak, Galaxy Z Wide Fold diperkirakan berjalan dengan Android 17 dan One UI 9 sejak pertama kali dinyalakan. Jika informasi ini benar, perangkat tersebut akan langsung membawa antarmuka terbaru Samsung saat meluncur ke pasar.
Posisi harga yang masih digoda bocoran
Harga masih menjadi bagian paling menarik sekaligus belum pasti. Meski belum ada pengumuman resmi, laporan awal menyebut Galaxy Z Wide Fold akan diposisikan sedikit di bawah Galaxy Z Fold 8.
Berikut gambaran harga yang beredar dari bocoran tersebut:
| Model | Perkiraan posisi harga |
|---|---|
| Galaxy Z Fold 8 | sekitar $2,000 |
| Galaxy Z Wide Fold | sekitar $100 hingga $200 lebih murah |
Selisih harga itu masih bersifat awal dan belum bisa dijadikan patokan resmi. Namun, strategi tersebut terasa masuk akal bila Samsung benar-benar memangkas satu kamera belakang tanpa mengubah spesifikasi inti secara besar.
Strategi baru Samsung di lini foldable
Kemunculan nama Galaxy Z Wide Fold juga membuka kemungkinan adanya pendekatan penamaan yang berbeda dari biasanya. Samsung bisa saja ingin menegaskan karakter “wide” sebagai identitas produk, sekaligus membedakannya dari Fold 8 utama.
Langkah itu berpotensi menarik bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem foldable premium tanpa harus memilih model paling mahal. Dalam pasar ponsel lipat yang masih identik dengan harga tinggi, strategi seperti ini dapat membantu Samsung memperluas basis pembeli.
Bocoran yang beredar saat ini memang belum resmi, tetapi cukup memberi gambaran bahwa Samsung sedang menyiapkan lini lipat yang lebih beragam. Dengan desain yang lebih tipis, dua kamera belakang, chip kelas atas, dan harga yang mungkin sedikit lebih rendah, Galaxy Z Wide Fold berpeluang menjadi salah satu perangkat lipat paling menarik untuk dipantau ke depan.
