Persaingan ponsel lipat kembali menarik perhatian setelah muncul bocoran Galaxy Z Fold Wide dari Samsung yang disebut membawa desain lebih lebar dan lebih tipis. Di sisi lain, Huawei sudah lebih dulu hadir dengan Pura X Max, sehingga perbandingan dimensi keduanya langsung jadi sorotan.
Jika dilihat dari ukuran fisik, kedua perangkat ini sama-sama menawarkan pendekatan berbeda pada segmen foldable premium. Satu fokus pada bodi yang lebih ramping, sementara yang lain menonjolkan layar lebar untuk pengalaman visual yang lebih luas.
Dimensi Galaxy Z Fold Wide dan Huawei Pura X Max
Berdasarkan bocoran yang beredar, Galaxy Z Fold Wide memiliki ukuran 123,9 x 164,4 x 4,3 mm saat dibuka. Saat dilipat, dimensinya menjadi 123,9 x 82,2 x 9,8 mm.
Huawei Pura X Max hadir dengan ukuran 120 x 166,5 x 5,2 mm saat unfolded. Dalam kondisi folded, dimensinya berubah menjadi 120 x 85 x 11,2 mm.
Dari angka tersebut, Galaxy Z Fold Wide memang terlihat lebih tipis di dua kondisi sekaligus. Selisih ketebalan mencapai sekitar 0,9 mm saat dibuka dan 1,4 mm saat dilipat, sehingga perangkat Samsung ini tampak lebih unggul dalam soal ketipisan.
Lebih tipis, lebih nyaman digenggam?
Ketebalan sering menjadi faktor penting pada ponsel lipat karena memengaruhi kenyamanan saat dibawa dan digunakan. Dalam perbandingan ini, Galaxy Z Fold Wide punya peluang lebih besar untuk terasa ringkas di tangan, terutama karena bodinya disebut lebih ramping.
Huawei Pura X Max justru tampil sedikit lebih tebal, meski punya sisi lebar yang berbeda. Kondisi ini bisa memberi sensasi genggaman yang lebih penuh saat perangkat dilipat, meski tidak setipis rivalnya dari Samsung.
Perbedaan rasio layar ikut membedakan karakter
Selain dimensi, rasio layar juga membentuk pengalaman pakai yang berbeda. Galaxy Z Fold Wide dikabarkan memakai rasio layar cover 4.7:3 dan layar utama 4:3, yang membuat tampilannya lebih kotak dan dekat dengan kesan tablet.
Huawei Pura X Max membawa pendekatan layar lebar dengan rasio mendekati 2:1. Karakter ini membuat pengalaman menonton video atau memakai aplikasi secara multitasking terasa lebih sinematik.
Dengan pendekatan tersebut, Samsung tampak lebih menargetkan produktivitas, sedangkan Huawei mengarah ke konsumsi konten. Perbedaan ini penting karena foldable kini tidak lagi hanya soal desain lipat, tetapi juga bagaimana layar dipakai dalam aktivitas harian.
Beda arah desain, beda kebutuhan pengguna
Galaxy Z Fold Wide disebut membawa strategi baru dari lini Fold sebelumnya. Fokusnya ada pada aspek rasio yang lebih lebar dan bodi yang lebih tipis, sehingga perangkat ini diposisikan mendekati pengalaman tablet dalam format yang tetap bisa dilipat.
Huawei Pura X Max, sebaliknya, lebih menonjolkan layar lebar yang memberi kesan visual lega. Pilihan ini bisa lebih cocok bagi pengguna yang banyak menonton video, membaca, atau membuka banyak aplikasi sekaligus.
Dengan perbandingan tersebut, Galaxy Z Fold Wide terlihat lebih unggul untuk pengguna yang memprioritaskan dimensi tipis dan desain yang lebih ramping. Huawei Pura X Max tetap punya daya tarik kuat lewat layar lebar dan pengalaman hiburan yang lebih lapang.
Namun, Galaxy Z Fold Wide masih berada di ranah rumor dan disebut akan meluncur pada Juli 2026 bersama Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8. Samsung belum memberi konfirmasi resmi, sehingga perbandingan ini masih bertumpu pada bocoran yang beredar.
Tren foldable yang makin berkembang menunjukkan bahwa pasar mulai bergerak ke arah perangkat lipat yang tidak hanya fleksibel, tetapi juga makin mirip tablet dalam bentuk yang lebih praktis. Dalam konteks itu, adu dimensi Galaxy Z Fold Wide vs Huawei Pura X Max menjadi gambaran jelas tentang dua filosofi desain yang sama-sama ingin memenangkan pengguna premium.
Source: inet.detik.com