Samsung disebut sedang menyiapkan dua ponsel lipat model book-style untuk tahun ini, tetapi perhatian pasar kini sudah lebih dulu tertuju ke Huawei. Perusahaan asal China itu telah memperkenalkan Huawei Pura X Max, perangkat lipat berformat layar lebih pendek dan lebih lebar yang langsung masuk ke kategori yang juga dikaitkan dengan Galaxy Z Fold Wide.
Kehadiran Pura X Max membuat arah desain ponsel lipat generasi berikutnya semakin jelas. Jika selama ini seri Galaxy Z Fold identik dengan bodi tinggi dan ramping, pasar mulai bergerak ke format yang menawarkan layar cover lebih nyaman saat perangkat ditutup.
Huawei lebih cepat mengisi celah desain baru
Huawei Pura X Max hadir dengan pendekatan yang berbeda dari foldable book-style pada umumnya. Laporan referensi menyebut perangkat ini memakai rasio layar mirip paspor, dengan panel luar dan panel utama yang lebih pendek namun lebih lebar.
Format semacam ini dinilai lebih natural untuk pemakaian harian karena layar cover tidak terasa terlalu sempit. Dalam kondisi tertutup, pengguna bisa lebih leluasa mengetik, membaca pesan, hingga menjalankan aplikasi tanpa harus langsung membuka layar utama.
Huawei dijadwalkan mulai memasarkan Pura X Max di China pada pekan depan. Langkah itu membuat Huawei berada lebih dulu di depan Samsung dan Apple dalam memperkenalkan foldable dengan format layar lebar, meski peluang distribusi global untuk perangkat ini disebut kecil.
Perangkat ini juga hadir dalam empat pilihan warna, yaitu hitam, oranye, ungu, dan putih. Di sisi lini produk, Pura X Max melanjutkan nama Pura X yang sebelumnya sudah diperkenalkan sebagai ponsel lipat bergaya flip.
Apa yang sudah diketahui dari Huawei Pura X Max
Informasi awal yang beredar menunjukkan Huawei tidak hanya bermain di rasio layar, tetapi juga menjaga identitas premium lewat desain kamera. Modul kamera belakang Pura X Max disebut memakai tiga lensa dengan susunan horizontal, yang kemungkinan terdiri dari kamera utama, ultrawide, dan telefoto.
Di bagian depan, layar cover menggunakan punch-hole untuk kamera selfie. Spesifikasi lengkap belum diungkap secara menyeluruh, tetapi arah desainnya sudah cukup tegas: Huawei ingin menghadirkan foldable yang nyaman dipakai seperti ponsel biasa saat tertutup.
Berikut poin penting yang sudah terungkap:
- Format foldable book-style dengan layar lebih pendek dan lebih lebar.
- Masuk pasar China lebih dulu.
- Tersedia dalam warna hitam, oranye, ungu, dan putih.
- Mengusung triple camera belakang dengan tata letak horizontal.
- Layar cover memakai punch-hole untuk kamera depan.
Posisi Galaxy Z Fold Wide ikut terdorong ke sorotan
Rumor Galaxy Z Fold Wide muncul di saat pasar foldable mulai meninggalkan pendekatan layar yang terlalu tinggi dan sempit. Jika seri Galaxy Z Fold selama ini dikenal dengan bentuk memanjang, model Wide disebut akan membawa perubahan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Laporan yang sama menyebut Galaxy Z Fold 8 kemungkinan tetap mempertahankan desain yang dekat dengan Galaxy Z Fold 7. Artinya, Galaxy Z Fold Wide berpotensi menjadi model Samsung yang paling berbeda di antara dua foldable book-style yang diperkirakan hadir tahun ini.
Perubahan ini penting karena kritik lama terhadap ponsel lipat book-style masih sering muncul. Banyak pengguna menilai layar cover yang terlalu sempit membuat pengalaman mengetik, membaca, dan membuka aplikasi terasa kurang nyaman saat perangkat belum dibentangkan penuh.
Persaingan makin fokus pada rasio layar
Samsung masih memegang reputasi sebagai salah satu pelopor ponsel lipat dalam skala besar di pasar global. Namun, langkah Huawei menunjukkan bahwa persaingan kini tidak lagi sekadar soal engsel, ketebalan bodi, atau kemampuan kamera.
Beberapa laporan juga menyebut Apple ikut menyiapkan foldable iPhone, yang kerap dikaitkan dengan nama iPhone Ultra, dengan pendekatan layar yang juga lebih pendek dan lebar. Jika arah ini terbukti benar, maka rasio layar akan menjadi pembeda baru yang menentukan pengalaman penggunaan harian.
Berikut gambaran singkat posisi tiap pemain:
| Merek | Arah desain yang dikabarkan | Status |
|---|---|---|
| Huawei | Layar lebih pendek dan lebih lebar | Sudah diperkenalkan |
| Samsung | Galaxy Z Fold Wide dengan format serupa | Masih rumor |
| Apple | Foldable iPhone dengan pendekatan lebar | Masih rumor |
Secara waktu, Galaxy Z Fold Wide diperkirakan meluncur pada Juli, sedangkan foldable iPhone disebut berpeluang muncul pada September atau lebih lambat pada sisa tahun berjalan. Urutan ini memberi Huawei keuntungan sebagai pihak pertama yang benar-benar memamerkan produk jadi di kategori wide-folding, sementara Samsung masih punya ruang besar untuk menarik pasar global lewat distribusi yang lebih luas.
Dengan langkah Huawei Pura X Max, format ponsel lipat yang lebih lebar kini tidak lagi sekadar konsep. Samsung tampaknya harus menjawab lebih cepat jika ingin menjaga posisi di segmen yang mulai menempatkan kenyamanan layar cover sebagai nilai jual utama.
Source: www.sammobile.com