Galaxy S26 Ultra Rp2,63 Miliar, Nightography 47% Lebih Terang di 2026

Author: Qoo Media

Samsung kembali mendorong batas harga dan fitur lewat Galaxy S26 Ultra yang dipasarkan sekitar $2.630 atau kurang lebih Rp41 jutaan untuk perangkat lengkap di Bell. Ponsel ini langsung mencuri perhatian karena membawa kombinasi layar besar, pembaruan kamera, dan fitur AI yang dirancang untuk kelas flagship paling atas.

Sorotan terbesarnya ada pada peningkatan Nightography yang diklaim 47% lebih terang, terutama untuk foto dan video dalam kondisi minim cahaya. Samsung juga menempatkan perangkat ini sebagai andalan bagi pengguna yang membutuhkan hasil kamera malam yang lebih bersih, detail yang lebih terjaga, serta pengalaman visual yang lebih nyaman saat dipakai di luar ruangan.

Harga premium, posisi premium

Banderol Galaxy S26 Ultra menegaskan arah Samsung yang tetap bertahan di segmen ultra-premium. Dengan harga sekitar $2.630, perangkat ini bukan disiapkan untuk pasar massal, melainkan untuk pengguna yang mencari fitur paling lengkap tanpa banyak kompromi.

Kehadiran harga setinggi ini juga sejalan dengan strategi Samsung yang menonjolkan nilai tambah melalui kamera, layar, performa, dan konektivitas. Di tengah persaingan ponsel flagship yang semakin padat, model Ultra diposisikan sebagai produk yang tidak hanya menjual desain, tetapi juga kemampuan teknis yang lebih menonjol.

Layar besar dengan tingkat terang tinggi

Galaxy S26 Ultra memakai layar Dynamic LTPO AMOLED 2X berukuran 6,9 inci. Panel ini mampu mencapai kecerahan hingga 2600 nits, sehingga tampilannya tetap mudah dibaca saat dipakai di bawah cahaya matahari langsung.

Ukuran layar yang besar memberi keuntungan bagi pengguna yang sering menonton video, mengedit foto, atau bekerja dengan banyak aplikasi. Samsung juga merancang bodinya tetap ramping di kelasnya, dengan ketebalan 7,9 mm dan bobot 214 gram, sehingga perangkat tetap terasa premium saat digenggam.

Desain bagian belakang juga dibuat lebih rapi dengan modul kamera yang menyatu secara visual. Pendekatan ini memberi kesan lebih bersih dan modern, sesuai ekspektasi pengguna flagship yang menaruh perhatian pada detail estetika.

Nightography jadi pembeda utama

Samsung menempatkan kamera sebagai nilai jual paling kuat pada Galaxy S26 Ultra. Apertur kamera sudut lebar 200 megapiksel diklaim meningkat sekitar 47% agar hasil foto dan video malam hari menjadi lebih terang.

Peningkatan itu penting karena kebutuhan kamera rendah cahaya kini tidak lagi terbatas pada foto statis. Banyak pengguna merekam video malam untuk konten media sosial, dokumentasi acara, atau kebutuhan kerja, sehingga peningkatan cahaya dan pengurangan noise menjadi faktor penting.

Dalam pengujian yang disebut pada sumber, hasil rekaman di kondisi minim cahaya tampil lebih cerah dibandingkan generasi sebelumnya. Detail tetap terlihat, noise berkurang, dan warna tidak mudah terlihat pudar saat digunakan dalam pencahayaan yang sulit.

Fitur kamera yang paling menonjol

  1. Kamera utama 200 MP dengan apertur lebih besar.
  2. Nightography Video yang lebih terang dan lebih bersih.
  3. Kamera periskop untuk zoom jarak jauh.
  4. Mode Pro untuk kontrol manual yang lebih fleksibel.

Kamera periskop tetap menjadi salah satu keunggulan penting karena memberi kemampuan zoom yang kuat tanpa menurunkan terlalu banyak detail. Bagi pengguna yang gemar memotret objek jauh, fitur ini membuat Galaxy S26 Ultra tetap berada di jajaran ponsel kamera paling serius.

Meski begitu, pemrosesan gambar masih disebut cukup agresif pada beberapa foto potret. Hasilnya tetap menarik secara visual, tetapi sebagian pengguna kemungkinan akan menginginkan kontrol yang lebih halus pada ketajaman dan saturasi warna.

AI dibuat lebih cepat dan lebih responsif

Samsung juga menonjolkan peningkatan performa AI pada perangkat ini. Klaim yang disampaikan menyebut pemrosesan AI 19% lebih cepat berkat pembaruan pada NPU, GPU, dan CPU.

Dalam penggunaan harian, fitur seperti Circle to Search disebut berjalan cepat dan akurat. Fitur lain seperti Live Translate dan Transcript Assist juga memberi nilai tambah bagi pengguna yang sering berpindah bahasa saat bekerja atau berkomunikasi.

Di sisi performa, Galaxy S26 Ultra juga disebut mampu menjalankan gim berat seperti Genshin Impact dan Asphalt 9 pada pengaturan tinggi tanpa hambatan berarti. Perangkat tetap stabil dalam penggunaan intensif, sehingga cocok untuk aktivitas multitasking maupun hiburan berat.

Privasi dan konektivitas ikut diperkuat

Salah satu fitur baru yang menarik adalah Privacy Display. Fitur ini membatasi sudut pandang layar agar isi tampilan sulit dilihat dari samping, sehingga lebih aman saat membuka dokumen atau pesan sensitif di tempat umum.

Bagi pengguna yang sering bekerja di perjalanan atau ruang publik, fitur tersebut jelas memberi nilai praktis. Meski ada sedikit penurunan kecerahan saat aktif, manfaat privasinya cukup terasa untuk menjaga tampilan tetap aman dari tatapan orang sekitar.

Dari sisi konektivitas, perangkat ini sudah mendukung 5G, Wi‑Fi 7, dan Bluetooth 5.4. Kombinasi tersebut mendukung transfer data cepat, streaming resolusi tinggi, dan koneksi yang lebih stabil saat berpindah antarperangkat.

Posisi Galaxy S26 Ultra di keluarga S26

Model Ukuran Layar Ketebalan Berat
Samsung Galaxy S26 6,3 inci 7,2 mm 167 g
Samsung Galaxy S26+ 6,7 inci 7,3 mm 190 g
Samsung Galaxy S26 Ultra 6,9 inci 7,9 mm 214 g

Perbandingan itu menunjukkan bahwa Galaxy S26 Ultra memang menjadi model terbesar dan terberat di seri ini. Ukuran tersebut memberi ruang paling luas untuk produktivitas, hiburan, dan pengeditan konten, terutama bagi pengguna yang menginginkan layar lega untuk pekerjaan maupun konsumsi visual.

Dengan harga yang sangat tinggi dan fitur yang diarahkan ke pengguna kelas atas, Galaxy S26 Ultra diposisikan sebagai perangkat flagship tanpa kompromi. Peningkatan Nightography 47%, layar 6,9 inci, serta kemampuan AI yang lebih cepat membuatnya menjadi salah satu model paling ambisius yang disiapkan Samsung untuk pasar premium.

Terbaru