
Galaxy S26 Ultra hadir sebagai salah satu ponsel yang paling relevan untuk kreator konten yang mengandalkan kamera di genggaman tangan. Samsung membekalinya dengan peningkatan besar di sektor imaging, termasuk kamera utama dengan aperture f/1.4 yang dirancang untuk menangkap lebih banyak cahaya.
Di pasar Indonesia, perangkat ini sudah tersedia sejak 18 Maret 2026. Kehadirannya menyasar kebutuhan vlogger, pembuat film independen, dan pengguna yang ingin menghasilkan foto serta video lebih konsisten dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Kamera utama lebih terang untuk low light
Perubahan paling menonjol ada pada kamera utama yang kini memakai aperture f/1.4, naik dari f/1.7 pada Galaxy S25 Ultra. Bukaan yang lebih lebar ini membantu sensor menangkap 47% lebih banyak cahaya.
Dampaknya terasa saat merekam di kondisi minim cahaya. Foto dan video menjadi lebih jernih dan detail, termasuk ketika zoom in.
Fitur video yang mendukung konten cinematic
Samsung juga menambahkan opsi horizontal lock untuk perekaman video. Fitur ini menjaga hasil rekaman tetap lurus dan stabil meski ponsel dimiringkan atau diputar hingga 360 derajat.
Bagi kreator, fungsi ini berguna untuk membuat video cinematic tanpa gimbal. Fitur tersebut cocok dipakai saat merekam dari tengah keramaian atau membuat transisi konten yang membutuhkan pergerakan kamera lebih bebas.
Pemrosesan gambar dibantu dua mesin AI
Kualitas hasil tangkapan tidak hanya bergantung pada lensa dan sensor. Galaxy S26 Ultra memakai AI ISP yang mengenali tekstur, warna, dan pencahayaan agar proses pemrosesan gambar lebih presisi.
Samsung menyebut detail seperti warna kulit dan tekstur rambut tetap terlihat natural dalam kondisi cahaya yang menantang. ProVisual Engine kemudian bekerja melengkapi hasilnya dengan mengurangi noise dan menjaga ketajaman gambar.
Edit konten langsung dari ponsel
Setelah perekaman, pengguna juga mendapat kemudahan saat mengedit konten. Photo Assist yang ditingkatkan memungkinkan pengguna menjelaskan perubahan yang diinginkan dengan kata-kata sendiri.
Pengeditan itu mencakup mengubah suasana siang menjadi malam, menambahkan atau memulihkan bagian objek yang hilang, hingga membersihkan detail seperti noda pakaian di foto. Alur kerja ini cocok bagi kreator yang ingin menyelesaikan konten lebih cepat tanpa berpindah ke perangkat lain.
Performa dan daya untuk kebutuhan harian
Di balik fitur kamera, Galaxy S26 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chip ini membawa peningkatan performa CPU hingga 19%, NPU hingga 39%, dan GPU hingga 24% dibandingkan generasi sebelumnya.
Samsung juga menambahkan Super-Fast Charging 3.0 yang mampu mengisi daya hingga 75% dalam 30 menit. Kombinasi ini penting bagi pengguna yang sering merekam, mengedit, dan mengunggah konten dalam satu perangkat yang sama.
Harga dan ketersediaan di Indonesia
Galaxy S26 series sudah dijual di Indonesia melalui Samsung Store, samsung.com/id, dan toko ponsel resmi di seluruh Indonesia. Untuk Galaxy S26 Ultra, harga dimulai dari Rp 24.499.000 untuk varian 256 GB, Rp 27.499.000 untuk 512 GB, dan Rp 31.999.000 untuk varian 1 TB.
Selain kamera, Galaxy S26 Ultra juga menjadi smartphone pertama di dunia yang menghadirkan Privacy Display bawaan. Teknologi ini membatasi visibilitas layar dari sudut samping saat diaktifkan, tanpa mengorbankan kualitas tampilan bagi pengguna.
Source: inet.detik.com




