Samsung memilih tidak membekali Galaxy A57 dengan kamera telephoto meski kelas harga Rp 7-8 jutaan kini makin ramai oleh fitur zoom optik. Keputusan ini bukan karena ketertinggalan, melainkan karena Samsung menyesuaikan kamera dengan kebiasaan penggunaan target utama mereka, yakni anak muda Gen Z.
Verry Octavianus, Head of MX Smartphone Category Management Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa fokus Samsung ada pada kebutuhan yang paling sering dipakai pengguna. Ia menegaskan, target Galaxy A57 adalah “awesome generation” yang cenderung lebih sering memakai kamera 0,6x atau ultrawide saat berkumpul dan membuat konten sosial.
Fokus Samsung Ada di Pola Pakai Harian
Di segmen menengah, banyak merek Android memang mulai menambahkan telephoto, bahkan periskop, untuk memperkuat kemampuan zoom. Namun Samsung melihat bahwa kebutuhan konsumen muda tidak selalu sama dengan tren spesifikasi yang sedang populer di pasar.
Menurut Verry, momen yang paling sering diabadikan oleh pengguna Galaxy A57 adalah aktivitas bersama teman, foto grup, dan konten yang siap dibagikan ke media sosial. Karena itu, kamera ultrawide dianggap lebih relevan dibanding telephoto yang lebih sering dipakai untuk memotret objek dari jarak jauh.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya mengejar angka di lembar spesifikasi. Perusahaan tampak lebih ingin memastikan fitur yang hadir benar-benar dipakai dalam kehidupan sehari-hari oleh pengguna sasaran.
Mengapa Ultrawide Lebih Masuk Akal untuk Gen Z
Kamera ultrawide memberi sudut pandang lebih luas, sehingga cocok untuk foto rombongan, suasana kafe, konser, hingga perjalanan bersama teman. Bagi banyak pengguna muda, kemampuan ini justru lebih penting daripada zoom optik yang kerap jarang dipakai dalam rutinitas harian.
Dalam konteks media sosial, ultrawide juga membantu pengguna menangkap latar lebih banyak dalam satu frame. Hasilnya, foto terasa lebih ekspresif dan sesuai dengan gaya berbagi konten yang cepat, spontan, dan visual.
Samsung menilai kebutuhan seperti itu sejalan dengan karakter pengguna Galaxy A57 yang menginginkan hasil foto cepat tanpa repot. Karena itu, absennya telephoto diposisikan sebagai keputusan produk yang disengaja agar perangkat tetap fokus pada fungsi yang paling relevan.
Peningkatan Kamera Tetap Diberikan
Meski tidak membawa telephoto, Galaxy A57 tetap mendapat peningkatan di sisi kamera. Samsung meningkatkan ukuran piksel kamera agar hasil foto lebih tajam, terutama saat cahaya tidak ideal.
Untuk video, Samsung juga menyebut ada peningkatan pada noise reduction dan stabilisasi gambar. Peningkatan ini didukung chipset Exynos 1680, terutama untuk pemakaian di kondisi low light yang kerap menjadi tantangan pada smartphone kelas menengah.
Langkah ini penting karena kamera tidak hanya diukur dari kelengkapan lensa. Kualitas hasil akhir, kestabilan video, dan performa dalam cahaya rendah sering kali lebih terasa manfaatnya oleh pengguna dibanding sekadar tambahan satu jenis lensa.
Fitur Tambahan untuk Pengguna Muda
Samsung juga menambahkan fitur yang memperluas fungsi kamera di Galaxy A57 melalui Camera Assistant. Aplikasi ini tersedia di Galaxy Store dan memberi ruang pengaturan yang lebih fleksibel pada pengalaman fotografi.
Verry menyebut fitur-fitur di dalamnya bisa memberi pengalaman yang tidak selalu ditemukan di perangkat lain. Dengan kata lain, Samsung mencoba memperkuat sisi software untuk menutup kebutuhan yang mungkin tidak dipenuhi oleh absennya telephoto.
Selain itu, ada Private Album yang menyasar kebutuhan privasi anak muda. Fitur ini berbeda dari Secure Folder karena fokusnya berada pada penyimpanan foto pribadi agar tidak langsung terlihat saat ponsel dipinjam orang lain.
Ringkasan Alasan Samsung Tidak Menaruh Telephoto di Galaxy A57
- Target utama Galaxy A57 adalah Gen Z yang lebih sering memakai ultrawide.
- Samsung melihat kebutuhan foto grup dan konten sosial lebih relevan daripada zoom jarak jauh.
- Kamera tetap ditingkatkan lewat ukuran piksel, noise reduction, dan stabilisasi video.
- Camera Assistant dan Private Album memberi nilai tambah di sisi software dan privasi.
Pilihan Samsung pada Galaxy A57 memperlihatkan arah desain yang berfokus pada penggunaan nyata, bukan sekadar mengikuti tren spesifikasi. Di kelas harga Rp 7-8 jutaan, keputusan itu akan dinilai langsung oleh konsumen yang kini semakin membandingkan apakah ultrawide, fitur sosial, dan kualitas pemrosesan gambar sudah cukup menggantikan kebutuhan telephoto.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: inet.detik.com




