Galaxy A57 5G Diuji Main Game 20 GB Lebih, Lancar Di Mana Dan Tersendat Di Mana

Author: Qoo Media

Samsung Galaxy A57 5G menunjukkan bahwa ponsel kelas menengah kini makin dekat ke level performa yang dulu identik dengan flagship lawas. Saat diuji menjalankan game Android berat berukuran di atas 20 GB, perangkat ini masih sanggup main, tetapi hasilnya sangat bergantung pada jenis game dan pengaturan grafis.

Bekal utamanya adalah chipset Exynos 1680 berbasis 4 nm, dipadukan dengan CPU octa-core, GPU Xclipse 550, RAM 8 GB, dan penyimpanan hingga 256 GB. Dalam pengujian awal, skor benchmark yang diraih juga tinggi untuk kelasnya, bahkan disebut mendekati Galaxy S22 dan S23 Series pada beberapa aspek performa.

Skor benchmark yang menguatkan modal performa

Hasil pengujian benchmark menunjukkan Galaxy A57 5G mendapat AnTuTu v11 sebesar 1.347.907 poin. Di Geekbench 6, skornya mencapai 1.379 untuk single-core dan 4.387 untuk multi-core, sementara GPU Geekbench 6 mencatat 6.845 poin.

Dari 3DMark, perangkat ini membukukan 1.661 poin di Wild Life Extreme dan 748 poin di Steel Nomad Light. Angka-angka ini menempatkan A57 5G di posisi yang tergolong kuat untuk kelas menengah, meski belum menyamai stabilitas perangkat flagship terbaru saat beban grafis terus dipaksa tinggi.

Lima game berat jadi pembuktian utama

Lima game yang diuji adalah Genshin Impact, Where Winds Meet, Wuthering Waves, Honkai Star Rail, dan Neverness to Everness. Ukuran masing-masing juga besar, yakni 34 GB, 36 GB, 31 GB, 34 GB, dan 21 GB.

Pendekatan ini penting karena game berukuran besar umumnya membawa aset grafis dan dunia permainan yang kompleks. Jika ponsel mampu menjalankannya dengan layak, game yang lebih ringan seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Free Fire mestinya bisa berjalan jauh lebih lancar.

Genshin Impact masih nyaman untuk aktivitas harian

Pada Genshin Impact, Galaxy A57 5G memakai setelan grafis terendah bawaan atau Lowest. Performa game berada di kisaran 17–30 FPS, dengan kondisi eksplorasi ringan masih cukup nyaman di sekitar 25–30 FPS.

Saat masuk ke kota besar atau pertarungan dengan banyak efek elemen, FPS bisa turun ke bawah 20 dalam beberapa detik. Stutter juga terasa ketika loading area baru, tetapi game masih tergolong playable untuk quest dan farming.

Where Winds Meet dan Wuthering Waves terasa lebih berat

Where Winds Meet menjadi salah satu game paling berat dalam pengujian ini. Dengan pengaturan Balanced, FPS bergerak di kisaran 15–30 FPS dan penurunannya cukup terasa saat eksplorasi area terbuka, berkuda, atau bertarung dengan banyak efek visual.

Wuthering Waves sedikit lebih baik dalam eksplorasi biasa, dengan FPS di kisaran 17–30 FPS. Namun saat menghadapi banyak musuh atau skill beranimasi kompleks, performa juga turun ke bawah 20 FPS dan respons kontrol mulai terasa ada delay.

Neverness to Everness paling fluktuatif

Neverness to Everness dijalankan dalam mode Performance otomatis. Meski visual diprioritaskan ke performa, FPS tetap berada di kisaran 13–30 FPS dan jadi yang paling tidak stabil di antara lima game.

Saat kondisi ringan, angka bisa mendekati 30 FPS. Namun ketika bergerak cepat, seperti berkendara atau pindah area, FPS sering jatuh ke belasan dan stutter juga kerap muncul saat memuat lingkungan baru.

Honkai: Star Rail jadi yang paling stabil

Dari semua judul yang dicoba, Honkai: Star Rail tampil paling stabil. Game turn-based ini berjalan pada setting Medium dengan FPS di kisaran 20–30 FPS dan jarang mengalami penurunan drastis.

Karena tidak terlalu bergantung pada frame rate tinggi, pengalaman bermain tetap nyaman meski angka FPS tidak selalu maksimum. Animasi skill dan cutscene juga terlihat cukup halus, sehingga game ini terasa paling ringan di Galaxy A57 5G dibanding judul lain yang diuji.

Secara keseluruhan, Galaxy A57 5G cukup kuat untuk game berat, tetapi performa terbaik tetap muncul saat grafis diturunkan ke level rendah hingga menengah. Dalam pengujian, perangkat juga terasa cukup hangat meski dimainkan di ruangan ber-AC, dan kondisi itu berpotensi makin terasa jika grafis dipaksa lebih tinggi dalam sesi bermain yang panjang. Harga Galaxy A57 5G di Indonesia tercatat Rp 7.599.000 untuk 8/128 GB, Rp 8.299.000 untuk 8/256 GB, dan Rp 8.999.000 untuk 12/256 GB.

Source: tekno.kompas.com
Terbaru