Microsoft menandai hari jadinya yang ke-51 dengan menyorot kembali sebuah foto langka yang diambil di Albuquerque, New Mexico. Foto itu memperlihatkan 11 karyawan awal perusahaan, jauh sebelum Microsoft pindah ke negara bagian Washington pada tahun yang sama.
Potret lama tersebut kini menarik perhatian karena menampilkan wajah-wajah yang kelak membentuk fondasi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Dari Bill Gates dan Paul Allen hingga nama-nama lain yang tidak sepopuler keduanya, foto itu menjadi arsip visual penting tentang bagaimana Microsoft dimulai dari tim kecil dengan ambisi besar.
Foto yang lahir dari kompetisi radio
Ada kisah unik di balik pemotretan itu. Bob Greenberg, salah satu pemrogram Microsoft pada masa awal, memenangkan sesi foto gratis dengan fotografer lokal setelah berhasil menebak nama presiden yang meninggal dunia dalam sebuah kompetisi radio.
Kesempatan itu lalu menghasilkan dokumentasi langka yang kini dianggap bernilai sejarah. Potret tersebut mempertemukan seluruh anggota tim awal dalam satu bingkai, dengan suasana santai yang membuat foto itu terlihat lebih seperti potret keluarga ketimbang dokumentasi perusahaan.
Siapa saja 11 karyawan awal Microsoft
Berdasarkan informasi yang dibagikan Microsoft dan dilansir Fortune, 11 orang dalam foto tersebut adalah Bill Gates, Paul Allen, Bob Greenberg, Gordon Letwin, Andrea Lewis, Maria Wood, Bob O’Rear, Marc McDonald, Steven Wood, Bob Wallace, dan Jim Lane.
Nama-nama itu mencerminkan fase awal perusahaan saat Microsoft masih beroperasi dengan sumber daya terbatas. Meski sebagian tidak seterkenal Gates atau Allen, kontribusi mereka ikut membentuk fondasi teknis dan budaya kerja perusahaan pada masa pertumbuhan.
Daftar 11 karyawan awal Microsoft dalam foto lawas:
- Bill Gates
- Paul Allen
- Bob Greenberg
- Gordon Letwin
- Andrea Lewis
- Maria Wood
- Bob O’Rear
- Marc McDonald
- Steven Wood
- Bob Wallace
- Jim Lane
Foto itu juga memperlihatkan gaya anak muda era tersebut, mulai dari kacamata tebal hingga kumis dan janggut yang khas. Detail visual ini membuat potret tersebut terasa otentik dan membantu pembaca membayangkan kultur kerja perusahaan rintisan teknologi pada akhir era 1970-an.
Makna besar di balik foto sederhana
Bob Greenberg pernah menyebut foto itu sebagai sesuatu yang ikonik. Dalam unggahan blog Microsoft, ia mengatakan, “Foto ini telah memiliki makna yang lebih besar daripada kita semua.”
Pernyataan itu menggambarkan bagaimana sebuah dokumentasi sederhana bisa berkembang menjadi simbol sejarah perusahaan. Foto tersebut bukan hanya arsip internal, tetapi juga penanda visual tentang lahirnya budaya Microsoft di masa awal.
Reuni untuk menghidupkan kembali momen lama
Pada 2008, para karyawan asli yang ada di foto tahun 1978 berkumpul kembali untuk merekonstruksi momen tersebut. Pertemuan itu menunjukkan bahwa ikatan masa awal Microsoft masih terasa kuat bahkan setelah puluhan tahun berlalu.
Paul Allen, salah satu pendiri Microsoft yang telah wafat, pernah mengenang bahwa foto asli menangkap suasana positif di kantor. Ia mengatakan bahwa semua orang tampak tersenyum dan bersenang-senang, serta menyebut bahwa pada masa itu beberapa orang, termasuk Bill Gates, bahkan sering tidur di kantor.
Mengapa foto ini tetap relevan
Bagi dunia teknologi, foto lama seperti ini penting karena memperlihatkan bahwa perusahaan besar sering dimulai dari tim kecil dengan semangat tinggi. Microsoft kini dikenal sebagai raksasa perangkat lunak global, tetapi potret tahun 1978 mengingatkan bahwa perjalanan itu berawal dari sekelompok orang yang bekerja bersama dalam ruangan yang jauh lebih sederhana.
Foto tersebut juga mempertegas nilai dokumentasi visual dalam sejarah perusahaan. Di tengah era digital yang bergerak cepat, arsip semacam ini menjadi bukti nyata bagaimana ide, kerja keras, dan kolaborasi bisa tumbuh menjadi bisnis bernilai besar yang memengaruhi industri teknologi dunia.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: inet.detik.com






