Foto Dummy Ungkap Wujud Akhir iPhone Fold, Desainnya Lebih Lebar dan Tipis

Author: Qoo Media

Foto dummy iPhone Fold kembali memunculkan gambaran yang lebih jelas soal desain akhir ponsel lipat pertama Apple. Bocoran yang dibagikan tipster Sonny Dickson menunjukkan perangkat ini berdampingan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, sehingga perbandingan ukuran dan proporsinya terlihat lebih mudah dibaca.

Dari foto tersebut, iPhone Fold tampak memakai desain lipat model buku, dengan bentuk yang lebih pendek dan lebih lebar dibandingkan dua model iPhone konvensional di sisi lain. Saat dilihat dalam posisi dilipat maupun dibuka, perangkat ini memperlihatkan karakter yang berbeda dari ponsel lipat berbentuk tinggi dan ramping yang sudah lebih dulu beredar di pasar.

Desain dummy memberi petunjuk ukuran akhir

Foto dummy seperti ini lazim dipakai produsen aksesori untuk menyiapkan casing dan perlengkapan lain sebelum perangkat resmi hadir. Karena itu, meski bukan unit final, bentuk dan ukuran dummy biasanya mendekati produk akhir dan cukup membantu membaca arah desain Apple.

Sonny Dickson tidak mencantumkan ukuran dimensi pasti dari unit dummy tersebut, tetapi visualnya memperlihatkan bahwa iPhone Fold berada di jalur desain yang lebih lebar saat dibuka. Posisi ini membuat perangkat tampak lebih mendekati sebuah buku saku ketimbang smartphone lipat vertikal yang biasa ditemui.

Berikut poin penting dari bocoran yang sudah muncul sejauh ini:

  1. Desain lipat model buku.
  2. Bentuk bodi lebih pendek dan lebih lebar.
  3. Dimensi terbaca berbeda saat dilipat dan dibuka.
  4. Ukurannya dibandingkan langsung dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.

Layar utama diperkirakan 7,8 inci

Saat dibuka, iPhone Fold dikabarkan membawa layar utama berukuran sekitar 7,8 inci. Ukuran ini membuat perangkat tersebut lebih dekat ke iPad mini dalam hal area tampilan dibandingkan ke iPhone Pro Max yang dikenal sebagai model terbesar di lini iPhone biasa.

Meski begitu, ukuran layarnya disebut hanya sedikit lebih besar dibandingkan iPhone Pro Max yang memiliki panel 6,9 inci. Perbedaan utama justru terlihat pada rasio aspek 4:3 yang dinilai lebih ideal untuk konsumsi konten video, terutama film dan serial TV berformat 16:9.

Rasio ini penting karena layar lipat sering dinilai bukan hanya dari besar panel, tetapi juga dari efisiensi saat dipakai. Dengan format yang lebih mendekati tablet kecil, iPhone Fold berpotensi menawarkan pengalaman multitasking dan menonton yang lebih nyaman.

Bagian belakang tampil dengan pendekatan yang berbeda

Di sisi belakang, iPhone Fold diperkirakan menggunakan panel kaca penuh seperti iPhone Air. Tidak terlihat adanya pemisah yang tegas antara panel belakang dan area kamera seperti pada iPhone 18 Pro, sehingga tampilannya cenderung lebih bersih.

Modul kamera di perangkat ini juga disebut tidak membentang penuh sepanjang lebar bodi. Apple justru memakai modul yang disebut “plateau” dan hanya menempati sekitar dua pertiga lebar perangkat, berbeda dari pendekatan beberapa ponsel lipat lain yang menonjolkan modul kamera lebih besar.

Jika detail ini benar, maka Apple tampaknya berusaha menjaga identitas desain yang rapi dan minimalis. Pendekatan itu konsisten dengan tren desain Apple dalam beberapa generasi terakhir, yakni mengutamakan permukaan yang bersih dan proporsi yang tegas.

Seberapa tipis iPhone Fold?

Bocoran yang beredar menyebut iPhone Fold akan memiliki ketebalan kurang dari 5 mm saat dibuka. Jika informasi ini akurat, perangkat tersebut akan menjadi salah satu produk iOS paling tipis yang pernah dibuat Apple.

Dalam posisi dilipat, ketebalannya disebut sekitar 9,5 mm. Angka itu memang sedikit lebih tebal dibandingkan iPhone 18 Pro series yang dikabarkan berada di kisaran 8,75 mm, tetapi masih tergolong cukup ramping untuk kategori ponsel lipat.

Perbandingan ketebalan ini menjadi penting karena desain lipat sering dikritik pada bagian engsel dan bodi yang gemuk. Jika Apple berhasil menjaga profil tipis, iPhone Fold bisa mendapat nilai tambah di mata konsumen yang menginginkan perangkat premium tanpa bodi yang terlalu tebal.

Fitur yang disebut sudah masuk daftar bocoran

Sejumlah detail lain juga ikut beredar bersama foto dummy tersebut. Perangkat ini disebut akan membawa layar eksternal 5,5 inci, bodi titanium, layar dengan lipatan yang nyaris tak terlihat, dan Touch ID.

Poin-poin itu menunjukkan bahwa Apple kemungkinan menempatkan iPhone Fold sebagai produk premium kelas atas dengan fokus pada kualitas material dan pengalaman pakai. Kehadiran Touch ID juga menarik karena berbeda dari banyak ponsel lipat Android yang mengandalkan pemindai sidik jari di tombol daya atau sensor di layar.

Informasi lain yang beredar menyebutkan peluncurannya akan berada satu panggung dengan iPhone 18 Pro series. Harga awalnya diperkirakan mulai dari USD 2.000, yang menegaskan posisinya sebagai perangkat paling mahal di jajaran iPhone jika rumor tersebut terbukti benar.

Mengapa foto dummy ini penting

Foto dummy sering menjadi acuan awal untuk membaca strategi desain sebuah produk yang belum meluncur. Dalam kasus iPhone Fold, gambar ini membantu memperjelas bahwa Apple tampaknya tidak mengikuti bentuk ponsel lipat vertikal yang umum, melainkan memilih format yang lebih mendekati perangkat hybrid antara smartphone dan tablet kecil.

Bocoran dari Majin Bu yang juga menampilkan video hands-on dummy dalam kondisi dilipat ikut memperkuat kesan bahwa perangkat ini tidak terlihat terlalu tebal saat disandingkan dengan iPhone 18 Pro Max. Jika sejumlah detail ini bertahan hingga versi final, iPhone Fold berpeluang menjadi salah satu peluncuran paling penting Apple dalam kategori perangkat lipat.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: inet.detik.com
Terbaru