Fossibot F116 Pro Tampil Beda, HP Mungil Ini Siap Dipasang Jadi Action Cam

Fossibot menghadirkan pendekatan yang berbeda saat banyak ponsel modern tampil besar dan tipis. Melalui F116 Pro, perusahaan ini justru menawarkan ponsel mungil yang dibekali bodi tangguh dan fungsi tambahan layaknya action cam.

Perangkat ini menarik perhatian karena tidak hanya mengandalkan ukuran ringkas. Fossibot F116 Pro juga membawa dudukan terintegrasi dan kamera sudut lebar, sehingga dapat dipasang ke perlengkapan luar ruang untuk merekam aktivitas dengan perspektif yang lebih luas.

Ponsel kecil dengan bodi tebal dan fokus ketahanan

Fossibot F116 Pro memakai layar 4 inci dengan resolusi 540 x 1.168 piksel. Kerapatan layarnya sekitar 322 ppi, sehingga masih tergolong cukup tajam untuk perangkat berukuran kecil.

Secara fisik, ukuran ponsel ini sekitar 114,5 x 59,6 x 23 mm dengan bobot 207 gram. Ukurannya memang mungil, tetapi bodinya tebal dan relatif berat untuk kelas ponsel mini karena dirancang sebagai perangkat rugged.

Karakter rugged itu terlihat dari sertifikasi yang dibawanya. Berdasarkan data dari artikel referensi Kompas.com yang menghimpun informasi Gizmochina, perangkat ini mengantongi IP68, IP69K, dan standar militer MIL-STD-810H.

Sertifikasi tersebut berarti ponsel dirancang tahan air dan debu serta diklaim mampu bertahan dari benturan atau jatuh dari ketinggian sekitar 1,5 meter. Kombinasi ini membuat F116 Pro lebih relevan untuk kegiatan luar ruang, pekerjaan lapangan, atau penggunaan di lingkungan yang tidak ramah bagi ponsel biasa.

Mengapa bisa disebut berubah fungsi jadi action cam

Ciri utama yang membuat F116 Pro berbeda ada pada pendekatan kameranya. Fossibot membekali ponsel ini dengan kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 48 MP.

Kamera ultrawide itu disebut memiliki sudut pandang sangat lebar. Pada materi referensi, Fossibot menonjolkan sudut pandang luas tersebut sebagai elemen penting untuk pengambilan video ala action camera.

Fungsi ini tidak berhenti di spesifikasi kamera. Fossibot juga menyematkan tombol kamera khusus agar proses perekaman lebih cepat dan praktis saat pengguna sedang bergerak.

Nilai tambah paling unik ada pada mount seperempat inci yang terintegrasi di bodi perangkat. Ukuran mount ini umum dipakai pada tripod dan berbagai aksesori kamera, sehingga ponsel dapat dipasang ke tripod, helm, sepeda, atau perlengkapan lain yang mendukung perekaman aktivitas.

Dalam konteks penggunaan, fitur seperti ini membuat F116 Pro tidak sekadar menjadi ponsel dengan kamera lebar. Perangkat ini dirancang agar lebih siap dipakai untuk dokumentasi perjalanan, olahraga ringan, aktivitas bersepeda, hingga perekaman di area kerja terbuka.

Spesifikasi penting yang mendukung pemakaian lapangan

Selain kamera belakang, bagian depan ponsel ini membawa kamera selfie 32 MP. Kamera depan itu ditujukan untuk swafoto dan panggilan video harian.

Fossibot juga menanamkan baterai 3.700 mAh. Kapasitas ini didukung pengisian cepat 33 watt serta reverse charging 10 watt.

Untuk ponsel rugged mini, kombinasi ini cukup penting. Pengisian cepat membantu pemakaian singkat di sela aktivitas, sementara reverse charging memberi opsi untuk mengisi perangkat lain dalam keadaan darurat.

Pada materi visual yang beredar, F116 Pro juga dipromosikan dengan chipset Dimensity 7300. Kehadiran chip ini menunjukkan bahwa perangkat tidak hanya mengandalkan desain unik, tetapi juga tetap diarahkan untuk performa yang kompetitif di kelasnya.

Ringkasan spesifikasi utama Fossibot F116 Pro

  1. Layar 4 inci, resolusi 540 x 1.168 piksel.
  2. Dimensi 114,5 x 59,6 x 23 mm.
  3. Bobot sekitar 207 gram.
  4. Kamera utama 50 MP.
  5. Kamera ultrawide 48 MP.
  6. Kamera depan 32 MP.
  7. Baterai 3.700 mAh.
  8. Fast charging 33 watt.
  9. Reverse charging 10 watt.
  10. Sertifikasi IP68, IP69K, dan MIL-STD-810H.

Harga dan skema penjualan

Fossibot memasarkan F116 Pro melalui platform crowdfunding Kickstarter. Harga yang dicantumkan untuk perangkat ini adalah 499 dollar AS.

Untuk pendukung awal, perusahaan memberikan harga yang lebih rendah. Mengacu pada artikel referensi, perangkat ini ditawarkan seharga 399 dollar AS, bahkan 279 dollar AS untuk 1000 pembeli pertama.

Skema harga seperti ini umum dipakai dalam kampanye crowdfunding. Konsumen biasanya memperoleh banderol lebih murah pada tahap awal, tetapi perlu memahami bahwa model penjualan semacam ini berbeda dengan pembelian ritel biasa karena bergantung pada jadwal produksi dan distribusi.

Pengiriman perangkat dijadwalkan mulai 25 April. Informasi ini menjadi penting bagi calon pembeli yang mempertimbangkan ponsel ini bukan hanya sebagai smartphone, tetapi juga sebagai perangkat dokumentasi kegiatan luar ruang.

Posisi produk di pasar ponsel saat ini

Di pasar yang dipenuhi ponsel layar besar, Fossibot F116 Pro mengambil jalur yang sangat spesifik. Produk ini tidak mengejar desain tipis atau layar luas, melainkan menawarkan kombinasi ukuran ringkas, durabilitas tinggi, dan fleksibilitas penggunaan kamera.

Pendekatan itu membuat F116 Pro lebih cocok untuk ceruk pengguna tertentu. Target utamanya tampak mengarah ke pengguna yang membutuhkan perangkat tangguh, mudah dipasang ke aksesori, dan sanggup merekam kegiatan bergerak tanpa harus membawa action cam terpisah.

Dengan kata lain, daya tarik utama ponsel ini bukan semata pada ukuran 4 inci. Nilai jual terbesarnya justru terletak pada cara Fossibot menggabungkan elemen smartphone rugged dengan fitur mounting dan kamera sudut lebar, sehingga satu perangkat bisa menjalankan dua peran dalam situasi yang relevan.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: tekno.kompas.com

Terkait