DJI kembali mendorong Pocket Series ke arah yang lebih serius dengan Osmo Pocket 4P, kamera genggam yang diperkenalkan di Cannes Film Festival 2026. Arah produknya kini jelas: menyasar filmmaker independen, kreator dokumenter, dan visual storyteller yang membutuhkan perangkat portabel dengan rasa sinema.
Perubahan ini juga menunjukkan bahwa Pocket Series tidak lagi diperlakukan semata sebagai alat konten kasual. DJI kini membawa lini tersebut ke ruang produksi yang menuntut mobilitas tinggi, tetapi tetap mengejar kualitas gambar yang layak untuk kerja profesional.
Lebih sinematik dari generasi awal
Osmo Pocket 4P datang dengan pendekatan visual yang lebih matang dibanding generasi pertamanya yang muncul pada 2018. DJI menambahkan dynamic range yang lebih tinggi, profil warna 10-bit D-Log2, dan stabilisasi mekanis khas perusahaan.
Kombinasi itu ditujukan untuk memberi ruang lebih besar saat proses pewarnaan profesional. DJI juga mengarahkan sistem pencitraannya agar mampu menghasilkan warna kulit yang lebih natural dan kedalaman gambar yang terasa lebih sinematik.
Perhatian khusus juga diberikan pada kondisi minim cahaya. Sensor baru yang dipadukan dengan algoritma pencitraan canggih disebut membantu menjaga detail gambar saat dipakai untuk dokumentasi malam hari atau pengambilan gambar di dalam ruangan.
Bocoran spesifikasi mengarah ke kelas profesional
Sebelum pengumuman resmi, sejumlah bocoran menyebut perangkat ini akan memakai sistem kamera ganda pertama di kelasnya. Kamera utama diprediksi menggunakan sensor 1 inci, sementara lensa telefoto tambahan disebut mendukung zoom optik hingga sekitar 3x untuk framing portrait.
Bocoran yang sama juga menyebut kemampuan perekaman video hingga 6K pada 30fps. Untuk kebutuhan gerak lambat, perangkat ini diperkirakan mendukung 4K 240fps.
Detail lain yang diperkirakan hadir meliputi ActiveTrack generasi terbaru, penyimpanan internal berkapasitas besar, dan dukungan audio multi-kanal melalui OsmoAudio. Jika seluruh paket itu benar masuk ke versi final, Osmo Pocket 4P akan punya bekal yang jauh lebih serius untuk produksi lapangan.
Cannes jadi panggung simbolik
Pemilihan Cannes Film Festival 2026 sebagai lokasi pengenalan membawa pesan yang kuat. DJI tampak ingin menegaskan bahwa Pocket Series sudah bergerak dari alat ringkas untuk konten cepat menjadi perangkat yang relevan bagi kebutuhan sinema modern.
Langkah itu juga selaras dengan tren produksi video saat ini. Perangkat ringkas makin dicari karena memudahkan kerja di lapangan, terutama saat kru membutuhkan alat yang ringan, cepat digunakan, dan tetap mampu menjaga kualitas visual.
Di sisi lain, DJI juga menunjukkan ekosistem produknya yang saling terhubung. Dalam pengenalan perangkat ini, perusahaan menampilkan integrasi dengan perangkat audio serta stasiun pengisian daya portabel DJI Power 1000 Mini dan DJI Power 2000.
Masih menunggu rincian final
Meski banyak detail teknis sudah beredar, DJI belum membuka spesifikasi final maupun konfigurasi resminya. Harga dan varian paket penjualan juga belum diumumkan ke publik.
Saat ini, kamera kompak tersebut dikabarkan sudah mulai diuji oleh pembuat film dan dokumenteris di Cannes untuk kebutuhan produksi langsung di lapangan. DJI menyebut perangkat ini akan segera tersedia melalui saluran penjualan resmi dan peritel pilihan dalam waktu dekat.
