David GadgetIn Bongkar N-Gage, HP Ketupat Nokia yang Dulu Dibeli Rp5 Jutaan

Nokia N-Gage kembali jadi bahan pembicaraan setelah David GadgetIn membongkar perangkat gaming legendaris itu dalam video terbarunya. Yang bikin perhatian langsung tertuju ke sana bukan hanya bentuknya yang aneh, tetapi juga isi kotaknya yang masih lengkap dan memunculkan nostalgia kuat.

Perangkat yang meluncur pada 2003 ini memang sudah lama dikenal sebagai salah satu langkah paling berani dari Nokia. Konsepnya menggabungkan ponsel dan konsol game dalam satu bodi, sesuatu yang pada zamannya terasa futuristis sekaligus janggal.

Desain yang Tidak Pernah Biasa

David menyoroti desain N-Gage yang jauh dari bentuk HP biasa. Ia menggambarkan wujudnya seperti ketupat, daun, atau taco, sebutan yang pas untuk merangkum tampilan perangkat ini yang sangat tidak lazim.

Susunan tombolnya juga ikut membuat N-Gage berbeda. D-pad berada di sisi kiri, keypad di kanan, layar kecil di tengah, dan earpiece ada di samping sehingga pengguna harus menempelkan sisi ponsel ke telinga saat menelepon.

Meski tampak tidak praktis, desain itu lahir dari ambisi Nokia. Perusahaan ingin menghadirkan satu perangkat untuk komunikasi sekaligus bermain game.

Kotak Lama yang Masih Lengkap

Momen unboxing jadi salah satu bagian paling menarik dalam video itu. Kotak N-Gage terlihat besar jika dibandingkan dengan kemasan smartphone modern, dan isi di dalamnya masih cukup lengkap.

David menemukan charger lawas, headset kabel, kabel tambahan, manual tebal, memory card MMC 128 MB, hingga kartu garansi. Ada juga nota pembelian asli dari Bandung bertahun 2004 yang membuat pengalaman membuka kotak terasa seperti mesin waktu.

Baterai cadangan yang sudah menggembung ikut mencuri perhatian. David menyebut kondisi itu wajar untuk perangkat yang usianya sudah lebih dari 20 tahun.

Manual dan katalog game juga masih tersimpan rapi. Di dalamnya ada judul klasik seperti MotoGP, Tony Hawk Pro Skater, dan Tomb Raider.

Ponsel Gaming yang Pernah Sangat Mahal

Dari nota pembelian itu, David mengungkap harga N-Gage di Indonesia sekitar tahun 2004 bisa mencapai sekitar Rp5 jutaan. Untuk masa itu, angka tersebut tergolong sangat mahal dan membuat N-Gage terasa eksklusif.

Ia juga memberi gambaran sederhana soal nilainya di zamannya. Menurutnya, jika disesuaikan dengan konteks sekarang, harga tersebut akan terasa sangat tinggi.

Sebelum Era Store, Semua Serba Manual

N-Gage bukan cuma dikenal karena bentuknya, tetapi juga karena fungsinya sebagai ponsel gaming. Dalam video itu, David mencoba beberapa game klasik seperti Super Monkey Ball, Asphalt 2, Fireball, The Sims, dan Sonic.

Untuk perangkat pada masanya, kemampuan menjalankan game 3D sederhana sudah dianggap sangat maju. Grafisnya memang jauh dari standar sekarang, tetapi gameplay yang ditampilkan tetap memberi hiburan dan memunculkan rasa kagum.

Cara instalasi gamenya juga menjadi bagian yang diingat dari era itu. Tidak ada App Store atau unduhan instan, karena semuanya dilakukan secara manual lewat kartu memori atau bantuan toko HP.

David menyebut praktik “suntik aplikasi” sangat umum di Indonesia pada masa tersebut. Pengguna datang ke counter HP untuk membeli aplikasi dan game, bukan mengunduhnya sendiri seperti sekarang.

Tombol T9 dan Cara Lama Mengetik SMS

David juga memperlihatkan cara mengetik SMS memakai sistem T9. Sistem ini mengandalkan kombinasi angka untuk membentuk huruf, sehingga pengguna harus menekan tombol berulang kali untuk memilih karakter yang diinginkan.

Meski terasa rumit dibanding keyboard modern, fitur predictive text di dalamnya justru dianggap cerdas untuk zamannya. Cara kerja itu memperlihatkan bagaimana teknologi input ponsel berkembang sebelum layar sentuh menjadi standar.

Di balik semua keanehan desain dan keterbatasan teknisnya, N-Gage tetap punya tempat khusus di ingatan banyak orang. David menilai perangkat ini memang tidak sempurna, tetapi inovasinya sangat berani untuk era awal 2000-an.

Bagi banyak pengguna Indonesia, N-Gage bukan sekadar HP. Perangkat ini sudah menjadi simbol masa kecil, masa ketika mobile gaming mulai terasa seru, mahal, dan penuh rasa takjub.

Berita Terkait

Back to top button