Bocoran OnePlus Nord CE6 mulai ramai dibahas karena arah peningkatannya justru memunculkan tanda tanya besar. Alih-alih terlihat lebih bertenaga dari Nord CE5, perangkat ini dari informasi awal malah disebut membawa chipset yang di benchmark tampak tertinggal.
Tipster Debayan Roy alias @Gadgetsdata di X membocorkan bahwa Nord CE6 akan bermain di kelas ponsel budget dengan rentang harga 24,999 hingga 29,999 rupees. Dari sini, ekspektasi pasar pun langsung mengarah ke satu hal penting: apakah OnePlus benar-benar memberi pembaruan yang terasa, atau sekadar mengganti nama chipset tanpa lompatan performa yang jelas.
Bocoran awal yang sudah muncul
Menurut bocoran yang beredar, OnePlus Nord CE6 punya nomor model CPH2805. Ponsel ini disebut akan memakai Snapdragon 7s Gen 4, dipadukan dengan RAM 8 GB dan Android 16 langsung dari kotak.
Ada juga informasi bahwa layar Nord CE6 akan memakai panel OLED. Namun, detail seperti ukuran layar, refresh rate, dan tingkat kecerahan belum ikut terungkap dalam bocoran tersebut.
Karena semua informasi ini masih sebatas leak, statusnya belum bisa dianggap final. Artinya, spesifikasi resmi tetap harus ditunggu untuk mengetahui gambaran lengkap perangkat ini.
Chip baru justru kalah dari Nord CE5
Bagian yang paling menarik dari bocoran ini ada pada sektor performa. Nord CE5 saat ini menggunakan MediaTek Dimensity 8350, sedangkan Nord CE6 disebut berpindah ke Snapdragon 7s Gen 4.
Pergantian ke chipset baru biasanya identik dengan peningkatan, tetapi data benchmark yang dikutip dalam referensi justru menunjukkan arah sebaliknya. Pada Geekbench 6 single-core, Snapdragon 7s Gen 4 mencatat 1237, sementara Dimensity 8350 meraih 1398.
Selisihnya juga terlihat pada hasil multi-core. Snapdragon 7s Gen 4 ada di angka 3281, sedangkan Dimensity 8350 mencapai 4313.
Perbedaan paling besar muncul pada skor Compute GPU. Snapdragon 7s Gen 4 mencatat 4716, sementara Dimensity 8350 menembus 9142.
Rincian skor benchmark yang disebut
Berikut ringkasan data yang muncul dalam referensi:
| Benchmark | Snapdragon 7s Gen 4 | MediaTek Dimensity 8350 |
|---|---|---|
| Geekbench 6 Single-core | 1237 | 1398 |
| Geekbench 6 Multi-core | 3281 | 4313 |
| Compute Score GPU | 4716 | 9142 |
Artikel referensi menyebut Dimensity 8350 unggul sekitar 13 persen pada single-core. Di sisi multi-core, keunggulannya bahkan mencapai 31 persen, sehingga selisih performa tidak bisa dibilang kecil.
Artinya apa untuk pemakaian harian?
Jika bocoran ini akurat, Nord CE6 belum tentu memberi rasa “naik kelas” pada pemrosesan CPU. Untuk pengguna harian, itu berarti aktivitas seperti multitasking, membuka aplikasi berat, atau kerja berlatar banyak proses bisa saja tidak terasa lebih cepat dibanding Nord CE5.
Sisi grafis malah terlihat lebih kontras. Skor GPU Dimensity 8350 hampir dua kali lipat dibanding Snapdragon 7s Gen 4 dalam data yang disebut, sehingga potensi gaming Nord CE6 ikut dipertanyakan.
Kalau benchmark tersebut mencerminkan performa nyata, Nord CE6 berisiko terasa mundur di sektor grafis. Kondisi ini tentu tidak sejalan dengan harapan pembeli yang biasanya ingin model baru hadir dengan tenaga lebih besar dari generasi sebelumnya.
Masih ada ruang untuk menebus kekurangan
Meski begitu, chipset bukan satu-satunya penentu nilai sebuah ponsel. Nord CE6 masih bisa menarik jika OnePlus mengandalkan faktor lain seperti kualitas layar, efisiensi daya, software, atau strategi harga yang lebih agresif.
Bocoran sejauh ini baru menyebut OLED, RAM 8 GB, dan Android 16. Tanpa informasi soal baterai, kamera, maupun pengisian daya, posisi Nord CE6 di pasar belum bisa dinilai secara utuh.
Harga juga akan sangat menentukan. Jika OnePlus menempatkan Nord CE6 di angka yang kompetitif, perangkat ini masih punya peluang kuat di segmen value for money meski performa chipsetnya tidak tampak lebih tinggi dari Nord CE5.
Tipster Debayan Roy disebut punya rekam jejak yang cukup baik dalam membocorkan perangkat, tetapi informasi ini tetap belum resmi. Selama detail lain belum muncul, bocoran Nord CE6 justru memberi sinyal bahwa OnePlus perlu membawa keunggulan di sektor lain agar ponsel ini tidak kalah menarik dibanding pendahulunya.
Source: tech.sportskeeda.com