Bocoran iPhone Ultra Lipat Muncul, Harga Tembus Rp32 Juta dan Fitur Premium Disiapkan

Apple disebut sedang menyiapkan iPhone lipat pertamanya, dan nama yang paling sering muncul dalam bocoran terbaru adalah iPhone Ultra. Jika laporan yang beredar akurat, perangkat ini akan masuk ke kelas ultra-premium dengan harga tinggi, kapasitas besar, dan fitur yang dirancang untuk menantang segmen flagship lipat.

Sejumlah informasi yang beredar juga mengarah pada jadwal peluncuran sekitar September. Meski Apple belum memberi konfirmasi resmi, kombinasi bocoran harga, opsi memori, dan dugaan spesifikasi mulai memberi gambaran bahwa perangkat ini diposisikan bukan sebagai iPhone biasa, melainkan produk baru dengan status eksklusif.

Bocoran harga mulai mengerucut

Akun Weibo Instant Digital disebut membagikan perkiraan harga iPhone Ultra untuk pasar Tiongkok. Dari bocoran itu, Apple diduga menyiapkan tiga varian penyimpanan, yaitu 256GB, 512GB, dan 1TB.

Berikut daftar harga yang ramai dibahas:

  1. 256GB: CNY 15,999
  2. 512GB: CNY 17,999
  3. 1TB: CNY 19,999

Angka tersebut menempatkan iPhone Ultra jauh di atas iPhone reguler. Dengan strategi itu, Apple tampaknya ingin langsung masuk ke segmen ponsel lipat premium yang selama ini diisi perangkat dengan harga sangat tinggi.

MacWorld juga pernah menyoroti bahwa Apple tidak menetapkan harga global berdasarkan konversi kurs semata. Sebagai contoh, iPhone 17 Pro 256GB disebut dijual $1,099 di Amerika Serikat, sementara di pasar Tiongkok mencapai CNY 8,999.

Pola itu membuat prediksi harga global iPhone Ultra ikut diperhitungkan dengan pendekatan serupa. Untuk pasar Amerika Serikat, model 256GB diperkirakan berada di kisaran $1,999, sedangkan 512GB dan 1TB masing-masing berpotensi dijual sekitar $2,199 dan $2,399.

Meski begitu, tidak semua bocoran sejalan. Tipster Whylab sempat menyebut varian termurah bisa dibanderol sedikit di atas CNY 10,000, tetapi angka ini dinilai terlalu rendah jika dibandingkan bocoran lain yang lebih konsisten.

Perbedaan informasi tersebut menunjukkan satu hal penting. Harga final masih bisa berubah karena Apple belum mengumumkan perangkat ini secara resmi.

Nama iPhone Ultra dinilai lebih masuk akal

Rumor sebelumnya banyak menyebut nama iPhone Fold. Namun, sejumlah laporan terbaru justru menilai Apple lebih mungkin memilih nama iPhone Ultra.

Pilihan nama itu dianggap selaras dengan strategi branding Apple saat ini. Perusahaan sudah memakai label Ultra pada Apple Watch Ultra dan lini chip M-series Ultra, sehingga istilah tersebut punya asosiasi kuat dengan performa tinggi dan posisi paling premium.

Dari sisi pemasaran, nama Ultra juga memberi pesan yang lebih luas daripada Fold. Apple bisa menekankan bahwa perangkat ini bukan hanya iPhone yang bisa dilipat, tetapi model paling eksklusif dengan pengalaman penggunaan yang berbeda dari lini standar.

Strategi semacam ini juga cocok dengan kebiasaan Apple yang sering membangun kategori baru melalui identitas produk yang mudah dikenali. Namun, sampai sekarang, nama resmi perangkat itu tetap belum dipastikan.

Fitur eksklusif yang mulai terungkap

Bocoran yang beredar tidak hanya membahas harga. Sejumlah laporan menyebut iPhone Ultra akan membawa pengalaman multitasking yang lebih dekat ke iPad dibanding iPhone biasa.

Konsep itu menjadi masuk akal karena ponsel lipat memberi ruang layar lebih besar saat dibuka. Dalam praktiknya, pengguna bisa menjalankan beberapa aplikasi, menikmati tampilan konten yang lebih lega, serta berpindah antara mode ponsel dan mode tablet dengan lebih fleksibel.

Apple juga diduga menyiapkan antarmuka khusus agar transisi antar mode berjalan mulus. Ini penting karena kekuatan perangkat lipat tidak cukup hanya pada hardware, tetapi juga pada software yang mampu memanfaatkan bentuk layar secara optimal.

Laporan dari The Bell turut menambah detail soal spesifikasi internal. Media tersebut mengindikasikan bahwa Samsung berpotensi menjadi pemasok modul RAM 12GB untuk perangkat ini.

Kapasitas RAM sebesar itu akan menempatkan iPhone Ultra di kelas yang lebih siap menangani produktivitas dan hiburan berat. Dukungan tersebut juga sejalan dengan dugaan bahwa Apple ingin menghadirkan perangkat lipat yang benar-benar bisa berfungsi sebagai kombinasi ponsel dan tablet.

Posisi iPhone Ultra di pasar flagship

Jika bocoran tersebut benar, iPhone Ultra tidak akan sekadar menjadi eksperimen desain. Perangkat ini berpotensi menjadi pintu masuk Apple ke persaingan ponsel lipat premium yang selama ini lebih dulu dipimpin merek lain.

Ada beberapa alasan mengapa kehadirannya dinilai bisa mengguncang pasar flagship:

AspekBocoran utama
NamaiPhone Ultra
Penyimpanan256GB, 512GB, 1TB
Harga TiongkokCNY 15,999 hingga CNY 19,999
Prediksi harga AS$1,999 hingga $2,399
RAM12GB
Fokus fiturMultitasking ala iPad, mode ponsel dan tablet

Di kelas harga tersebut, Apple jelas tidak mengejar volume penjualan massal. Fokusnya lebih mungkin pada pengguna premium yang ingin perangkat berbeda, berkelas, dan punya fungsi lebih luas dari smartphone konvensional.

Langkah ini juga berpotensi memperkuat citra Apple di segmen teknologi mutakhir. Setelah bertahun-tahun memilih menunggu, Apple tampaknya ingin masuk ke kategori foldable saat teknologi layar lipat dan kebutuhan software dinilai lebih matang.

Sampai saat ini, belum ada detail resmi mengenai desain final, ukuran layar, engsel, atau material yang akan dipakai. Namun, rangkaian bocoran dari Weibo Instant Digital, Whylab, MacWorld, dan The Bell menunjukkan bahwa iPhone Ultra mulai dibicarakan sebagai produk yang serius, dengan kombinasi harga premium, memori besar, RAM 12GB, dan pengalaman multitasking yang bisa menjadi pembeda utama di pasar ponsel lipat kelas flagship.

Terkait