Ayaneo Mulai Pangkas Handheld, Harga Naik Dan Model Baru Ikut Hilang Dari Pasaran

Ayaneo memberi sinyal keras kepada pasar handheld dengan langkah yang jarang disukai pembeli. Harga beberapa model akan naik, sementara sejumlah perangkat lain akan dihentikan setelah stok yang tersisa habis.

Pembaruan itu muncul di tengah tekanan biaya komponen, terutama memori dan penyimpanan. Bagi konsumen, dampaknya bisa terasa cepat karena perubahan pada harga dan ketersediaan produk berlangsung di lini yang sangat bergantung pada rantai pasok global.

Kenaikan biaya komponen mulai menekan strategi Ayaneo

Ayaneo menyampaikan informasi terbaru itu melalui server Discord resminya. Perusahaan tidak hanya membahas model lama, tetapi juga perangkat yang tergolong baru dirilis dan ternyata sudah masuk daftar penyesuaian.

Langkah ini menunjukkan adanya tekanan nyata di biaya produksi handheld. DRAM dan storage menjadi dua komponen yang sangat penting di perangkat gaming portabel, sehingga kenaikan harganya langsung memengaruhi struktur ongkos pembuatan.

Dalam pasar handheld yang makin padat, produsen biasanya memilih antara memangkas margin atau menaikkan harga jual. Ayaneo tampaknya mulai mengambil jalur kedua sekaligus merapikan portofolio produknya agar produksi tidak terlalu membebani perusahaan.

Sejumlah model mulai dihentikan

Dampak paling langsung terlihat pada beberapa model Pocket. Pocket Vert disebut sudah berada pada fase stok menipis dan tidak akan diisi ulang lagi setelah unit yang ada habis.

Pocket S Mini bahkan terdampak lebih cepat dari yang diperkirakan. Perangkat ini baru meluncur pada tahun ini, tetapi produksinya sudah dihentikan dan sisa unit yang ada akan menjadi stok terakhir.

Ayaneo juga mengonfirmasi bahwa unit Pocket Air Mini gratis yang sebelumnya diberikan sebagai kompensasi atas kapasitas baterai yang lebih kecil tidak lagi tersedia setelah 1 April 2026. Kebijakan itu menandai berakhirnya salah satu bentuk kompensasi yang sempat ditawarkan perusahaan kepada pengguna.

Untuk Pocket DS, Ayaneo hanya membuka sekitar 200 unit pre-order tambahan. Pengiriman batch tersebut diperkirakan dimulai pada pertengahan April, tetapi perusahaan belum memberi kepastian soal gelombang produksi berikutnya.

Daftar model yang paling terdampak

  1. Pocket Vert: stok menipis dan tidak akan restock.
  2. Pocket S Mini: produksi dihentikan, sisa stok menjadi unit terakhir.
  3. Pocket Air Mini gratis: tidak tersedia lagi setelah 1 April 2026.
  4. Pocket DS: sekitar 200 unit pre-order tambahan dibuka.
  5. Konkr Fit: produksi bergantung pada tingkat permintaan pasar.

Pembatasan stok seperti ini penting di pasar handheld karena permintaan sering datang dari komunitas yang mengikuti perilisan model tertentu. Jika unit habis tanpa restock jelas, calon pembeli biasanya dipaksa mengambil keputusan lebih cepat.

Perubahan juga merambat ke lini Konkr

Di bawah merek Konkr, situasinya terlihat lebih campuran. Pocket Fit Gen 3 dan Pocket Fit 8 Elite masih dipertahankan, tetapi arah distribusinya mulai berubah.

Varian Snapdragon 8 Elite yang sempat tertunda kini mulai dikirim. Setelah pesanan berjalan saat ini selesai dipenuhi, Ayaneo berencana meluncurkannya kembali secara bertahap.

Sebaliknya, varian Snapdragon 8 Gen 3 sudah hilang dari toko resmi perusahaan. Kondisi itu mengarah pada penyederhanaan katalog produk agar produksi lebih mudah disesuaikan dengan permintaan dan biaya yang ada.

Konkr Fit, yang menjadi model Windows pertama di lini tersebut, masih membuka pre-order. Awalnya perangkat ini direncanakan sebagai produksi terbatas, tetapi sekarang kelanjutan produksinya akan ditentukan oleh minat pasar.

Mengapa langkah ini penting bagi pasar handheld

Keputusan Ayaneo menjadi sinyal bahwa kompetisi handheld tidak hanya soal spesifikasi. Faktor biaya komponen dan efisiensi stok kini ikut menentukan model mana yang bertahan dan mana yang harus dipertahankan dalam jumlah terbatas.

Bagi pembeli, situasi ini berarti dua hal utama: harga bisa berubah lebih cepat dan stok bisa lenyap tanpa banyak peringatan. Kondisi seperti ini biasanya paling terasa di segmen produk niche, termasuk handheld gaming berbasis Android maupun Windows.

Ayaneo belum merinci besaran kenaikan harga yang akan diterapkan. Perusahaan juga belum memastikan model apa saja yang akan menyusul terdampak selain perangkat yang sudah disebutkan dalam pembaruan tersebut.

Model terbaru pun tidak selalu aman dari pemangkasan

Yang membuat situasi ini menonjol adalah fakta bahwa beberapa perangkat yang baru dirilis juga ikut masuk daftar pengurangan. Dalam industri konsumen, model baru umumnya mendapat dukungan produksi lebih panjang sebelum disesuaikan.

Namun, kondisi biaya yang naik memaksa Ayaneo bergerak lebih agresif. Perusahaan tampaknya ingin menjaga bisnis tetap efisien dengan cara menaikkan harga pada model tertentu sekaligus menghentikan produk yang dinilai kurang efektif diproduksi.

Jika tren harga DRAM dan storage terus bergerak naik, penyesuaian serupa masih mungkin terjadi pada lini Ayaneo lainnya. Untuk pasar handheld, ini berarti persaingan tidak hanya soal fitur dan performa, tetapi juga soal ketahanan produsen menghadapi biaya komponen yang terus berubah.

Terkait