Axioo Hype AI 5 Lawan Laptop Mahal, Baterai 12 Jam Dan Bobot 1 Kg Di Harga Rp 8,6 Jutaan

Axioo Hype AI 5 mulai menarik perhatian pasar laptop tanah air karena menawarkan fitur AI dengan harga yang relatif rendah. Di kelas Rp 8,6 jutaan, perangkat ini hadir sebagai opsi laptop AI termurah yang menonjol berkat bobot sekitar 1 kg dan daya tahan baterai yang diklaim mencapai 12 jam.

Kehadiran model ini memperlihatkan bahwa laptop berkemampuan AI tidak lagi hanya milik kelas premium. Axioo mencoba menyasar pelajar, pekerja mobile, dan kreator pemula yang membutuhkan perangkat ringan, efisien, serta tetap sanggup menangani aktivitas kerja harian.

Laptop AI murah yang tidak sekadar membawa label

Axioo Hype AI 5 memakai Intel Core Ultra 5 125H dari keluarga Meteor Lake. Pilihan chip ini penting karena membawa pendekatan chiplet yang membantu efisiensi daya sekaligus menyediakan NPU untuk pemrosesan AI di perangkat.

Pada praktiknya, NPU membuat tugas seperti background blur saat video call dan noise cancellation bisa berjalan tanpa terlalu membebani CPU dan GPU. Skema ini ikut membantu laptop tetap hemat daya dan lebih stabil saat dipakai bekerja dalam waktu lama.

Di pasar yang semakin padat, langkah Axioo terlihat cukup berani. Brand lokal ini tidak hanya mengejar harga murah, tetapi juga mencoba memberi pengalaman modern yang relevan untuk kebutuhan komputasi masa kini.

Performa masih kompetitif untuk kerja harian

Penggunaan Intel Core Ultra 5 125H membuat laptop ini tetap relevan untuk aktivitas produktif. Prosesor tersebut memiliki Low Power Efficiency Cores yang mendukung penggunaan ringan seperti mengetik, browsing, hingga streaming video dengan konsumsi daya yang lebih terkontrol.

Pada pengujian PC Mark 10 Modern Office, perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 12 jam. Angka tersebut tergolong menarik untuk laptop di rentang harga Rp 8 jutaan dan membuatnya cocok untuk pengguna yang sering berpindah tempat kerja.

Dari sisi performa sintetis, hasil benchmark juga menunjukkan hasil yang tidak bisa diremehkan. Pada Cinebench R23, Axioo Hype AI 5 mencatat skor multi-core 12611 yang sedikit di atas HP Omnibook 3 dengan Ryzen AI 5 340 di angka 12532.

Untuk skor single-core, HP Omnibook 3 masih unggul dengan 1912, sedangkan Axioo berada di 1611. Data ini menunjukkan bahwa laptop Axioo tetap kuat untuk multitasking dan kerja paralel, meski belum paling agresif untuk beban yang sangat bergantung pada kekuatan per inti.

Grafis terintegrasi yang lebih siap untuk konten ringan

Selain prosesor, Intel Arc Graphics menjadi salah satu pembeda penting pada perangkat ini. Grafis terintegrasi modern tersebut memberi peningkatan yang terasa dibanding generasi sebelumnya dan membuat pengalaman visual lebih nyaman untuk aktivitas harian.

Dalam penggunaan aplikasi seperti CapCut, perpindahan timeline dan proses rendering disebut terasa lebih halus. Bagi kreator pemula yang sering mengedit video pendek atau membuat konten ringan, peningkatan ini bisa menjadi nilai tambah yang signifikan.

Dukungan Intel XeSS juga membuka peluang untuk bermain gim ringan dengan hasil yang masih layak. Pada pengujian yang dibagikan, performanya mencatat beberapa angka berikut.

GimPengaturanHasil
ValorantFHD Lowrata-rata 134 FPS
Genshin ImpactLoweststabil di 60 FPS
Cyberpunk 2077Low dengan Intel XeSStembus 41 FPS

Ringan, praktis, dan cocok untuk mobilitas tinggi

Bobot Axioo Hype AI 5 berada di kisaran 1 kg, sehingga perangkat ini terasa sangat mudah dibawa bepergian. Ukuran tersebut membuatnya pas untuk pelajar, pekerja hybrid, hingga pengguna yang sering bekerja dari kafe atau ruang kerja bersama.

Kehadiran port yang cukup lengkap juga memperkuat daya tariknya. Laptop ini membawa HDMI full size dan USB-C Full Function, sehingga pengguna tidak selalu perlu bergantung pada dongle tambahan saat presentasi atau menghubungkannya ke monitor eksternal.

Secara desain, kompromi tetap ada karena material bodinya masih terasa plastik. Namun, kompromi itu cukup wajar mengingat Axioo harus menjaga harga tetap agresif sambil mempertahankan bobot yang ringan.

Hal yang perlu diperhatikan calon pembeli

Ada satu hal yang tampaknya paling penting bagi calon pengguna, yakni memilih varian RAM 16GB. Kapasitas ini membantu sistem bekerja lebih optimal dalam mode dual channel dan mendukung performa NPU serta Intel Arc Graphics saat multitasking.

Bagi pengguna yang sering membuka banyak aplikasi sekaligus, langkah ini juga memberi ruang lebih lega untuk kerja harian. Kombinasi tersebut membuat laptop terasa lebih siap menghadapi kebutuhan produktivitas modern yang makin bergantung pada efisiensi dan respons cepat.

Selain spesifikasi, Axioo juga menambahkan nilai jual dari sisi layanan purna jual. Brand ini disebut memiliki lebih dari 180 service center dan perlindungan ADP selama setahun, yang menjadi pertimbangan penting untuk perangkat di kelas harga terjangkau.

Dengan harga Rp 8,6 jutaan, baterai hingga 12 jam, bobot sekitar 1 kg, dan fitur AI yang benar-benar bisa dipakai, Axioo Hype AI 5 menempati posisi menarik di pasar laptop lokal. Perangkat ini menunjukkan bahwa laptop AI murah kini mulai punya bentuk yang lebih matang untuk kebutuhan kerja, belajar, dan mobilitas harian.

Berita Terkait

Back to top button