Asus kembali memperkuat lini desktop all-in-one untuk pasar bisnis lewat ExpertCenter P600 AiO. Model ini hadir dengan pendekatan yang jelas: perangkat ringkas, performa tinggi, dan fitur yang disiapkan untuk kebutuhan kantor modern yang semakin bergantung pada komputasi berbasis AI.
Kehadirannya menarik perhatian karena Asus tidak hanya menambah kapasitas memori atau memperbesar layar. Perusahaan juga membawa prosesor AMD Ryzen AI, dukungan RAM DDR5 hingga 64GB, serta SSD PCIe 4.0 hingga 2TB untuk mempercepat kerja berat yang biasa ditemui di lingkungan profesional.
Dua varian layar untuk kebutuhan kantor berbeda
Asus menghadirkan ExpertCenter P600 AiO dalam dua model, yakni PM670GA dengan layar 27 inci dan PM640GA dengan layar 24 inci atau 23,8 inci. Pendekatan ini memberi pilihan bagi perusahaan yang ingin menyesuaikan ukuran perangkat dengan ruang kerja, kebutuhan visual, dan pola penggunaan harian.
Model 23,8 inci memakai panel IPS Full HD dengan kecerahan 250 nits. Sementara itu, varian 27 inci membawa panel IPS Full HD dengan kecerahan 300 nits, yang lebih cocok untuk ruang kerja lebih luas atau pengguna yang sering membuka banyak jendela aplikasi sekaligus.
Kedua varian sama-sama menawarkan sudut pandang 178 derajat dan cakupan warna 99 persen sRGB. Asus juga menambahkan lapisan anti-glare dan sertifikasi TÜV Rheinland untuk emisi cahaya biru rendah, sehingga layar tetap nyaman dipakai dalam durasi panjang.
Ryzen AI dan RAM besar jadi nilai jual utama
Di bagian dapur pacu, Asus menyiapkan dua opsi prosesor, yaitu AMD Ryzen AI 5 430 dan AMD Ryzen AI 7 445. Ryzen AI 5 430 hadir dengan 4 inti, kecepatan hingga 4,5GHz, cache 8MB, dan NPU 50 TOPS, sedangkan Ryzen AI 7 445 membawa 6 inti, boost hingga 4,6GHz, cache 16MB, serta NPU 50 TOPS.
Angka 50 TOPS pada NPU menandakan perangkat ini dirancang untuk menjalankan beban komputasi AI secara lebih efisien. Dalam praktik kantor, kemampuan seperti ini bisa membantu akurasi dan kecepatan aplikasi produktivitas yang mulai memanfaatkan fitur AI, mulai dari otomasi dokumen hingga peningkatan kualitas video meeting.
RAM DDR5 hingga 64GB menjadi poin penting lain pada perangkat ini. Kapasitas sebesar itu terasa relevan untuk pekerjaan multitasking berat, analisis data, rendering ringan, hingga aktivitas profesional yang membuka banyak aplikasi secara bersamaan.
Asus juga melengkapinya dengan SSD PCIe 4.0 hingga 2TB. Kombinasi ini memberi ruang penyimpanan lega sekaligus membuat akses file dan loading aplikasi berjalan lebih cepat dibandingkan sistem kantor yang masih bergantung pada penyimpanan lebih lambat.
Fitur ini disiapkan untuk kerja modern
Selain performa, Asus juga memperhatikan skenario penggunaan harian di kantor. Perangkat ini mendukung opsi layar sentuh pada model tertentu, yang bisa berguna untuk resepsionis, layanan pelanggan, hingga ruang presentasi yang membutuhkan interaksi langsung.
Pada sektor kamera, Asus menyediakan dua pilihan, yaitu 2MP FHD+IR dan 5MP FHD+IR. Keduanya memakai mekanisme retractable, sehingga kamera bisa disembunyikan secara fisik saat tidak digunakan untuk menjaga privasi pengguna.
Untuk audio, ExpertCenter P600 AiO mengandalkan dua speaker stereo internal 5W. Konfigurasi ini cukup untuk rapat daring, presentasi internal, dan konsumsi multimedia ringan tanpa harus langsung menambah speaker eksternal.
Konektivitas lengkap untuk kebutuhan kantor
Kelengkapan port menjadi salah satu alasan desktop all-in-one bisnis masih diminati. Asus memasang USB 2.0 Type-A, jack combo mikrofon/headphone, slot Kensington lock, dan tombol HDMI-in di sisi perangkat.
Di bagian belakang, tersedia tiga USB 3.2 Gen 1 Type-A, satu USB 3.2 Gen 1 Type-C, HDMI-out 2.1, HDMI-in 1.4, RJ45 LAN, dan konektor daya. Dukungan nirkabelnya mencakup WiFi 6 dan Bluetooth 5.2, dengan opsi peningkatan ke WiFi 7 dan Bluetooth 5.4.
Daftar konektivitas utama ExpertCenter P600 AiO bisa diringkas seperti berikut:
- USB 3.2 Gen 1 Type-A sebanyak tiga port
- USB 3.2 Gen 1 Type-C
- HDMI-out 2.1 dan HDMI-in 1.4
- RJ45 LAN
- WiFi 6 dan Bluetooth 5.2
- Opsi WiFi 7 dan Bluetooth 5.4
Keberadaan HDMI-in juga memberi fleksibilitas tambahan. Layar all-in-one ini dapat dimanfaatkan sebagai tampilan untuk sumber perangkat lain dalam skenario tertentu, misalnya saat presentasi atau kerja kolaboratif.
Aspek bisnis, keamanan, dan ergonomi ikut diperkuat
Asus juga membekali perangkat ini dengan Asus ExpertGuardian, TPM 2.0, dan login biometrik. Bagi perusahaan, kombinasi ini penting karena dapat membantu perlindungan data sekaligus memperkuat kontrol akses pada perangkat kerja.
Dari sisi kenyamanan, Asus menawarkan stand dengan pengaturan tinggi sebagai opsi. Dudukan tersebut mendukung tilt, swivel, dan rotasi agar posisi layar dapat disesuaikan dengan kebutuhan meja kerja maupun alur kolaborasi.
Asus turut menyebut ExpertCenter P600 AiO telah memenuhi standar ketahanan militer MIL-STD 810H. Sertifikasi ini menjadi indikator bahwa perangkat sudah melewati pengujian daya tahan untuk penggunaan di kondisi yang lebih menantang.
Persaingan all-in-one bisnis ikut memanas
Kehadiran ExpertCenter P600 AiO juga mempertegas bahwa segmen all-in-one bisnis makin kompetitif. Sebagai pembanding, HP sebelumnya memperkenalkan Star Studio Pro 27 dengan Intel Core 5 210H, layar 27 inci FHD 120Hz, dan RAM DDR5 16GB.
Jika dibandingkan secara umum, Asus tampil lebih agresif di sisi memori, opsi prosesor AI, dan fleksibilitas fitur untuk kebutuhan kerja modern. Kombinasi itu membuat ExpertCenter P600 AiO terlihat cocok bagi kantor yang ingin perangkat ringkas tanpa mengorbankan performa, keamanan, dan kenyamanan visual.
Dalam lanskap kerja hybrid yang menuntut perangkat cepat, aman, dan serbaguna, Asus ExpertCenter P600 AiO menawarkan paket yang terasa matang untuk penggunaan bisnis sehari-hari. Dukungan Ryzen AI, RAM hingga 64GB, storage besar, kamera privasi, serta konektivitas modern membuatnya tidak sekadar menjadi PC kantor biasa, melainkan desktop all-in-one yang siap dipakai untuk skenario kerja yang makin kompleks.







