Asus ExpertBook Ultra menampilkan kombinasi yang jarang hadir bersamaan di laptop bisnis: bodi tipis, bobot ringan, dan ketangguhan yang diuji dengan cara ekstrem. Dalam peluncuran pekan lalu, perangkat ini bahkan dibanting, disiram air, dan ditahan bebannya hingga 100 kg.
Ketangguhan itu tidak datang dari satu komponen saja. Asus merangkainya dari material eksterior, struktur internal, perlindungan layar, sampai penguatan port dan keyboard.
Lapisan luar yang dibuat untuk menahan gores
Bagian eksterior ExpertBook Ultra mengandalkan teknologi keramik nano dan proses Plasma Electrolytic Oxidation atau PEO. Proses itu membentuk lapisan oksida seperti keramik yang keras pada permukaan laptop.
Asus menyebut teknologi keramik nano di ExpertBook Ultra memiliki tingkat kekerasan 9H. Lapisan ini diklaim lima kali lebih tahan gores dibandingkan standar industri 3H dan mampu bertahan lebih dari 60.000 siklus tekanan tangan.
Rangka internal yang lebih ringan
Di bagian dalam, Asus memakai rangka magnesium-aluminium AZ31B. Paduan ini dikenal luas di industri kedirgantaraan hingga mobil Formula 1 karena kuat namun tetap ringan.
Asus menyebut material itu membuat bobot perangkat 34% lebih ringan tanpa mengorbankan integritas struktur. Kombinasi ini menjadi salah satu alasan ExpertBook Ultra bisa tetap ramping tetapi tidak terasa ringkih.
Layar ikut dibuat lebih tahan
Asus juga memberi perhatian besar pada layar Tandem OLED. Panel ini tidak hanya ditujukan untuk tampilan cerah, tetapi juga untuk daya tahan permukaan yang lebih baik.
Layar tersebut dilapisi Gorilla Glass Victus yang diklaim mampu menahan goresan dengan beban hingga 100 kg. Proteksi ini membuat area yang paling sering disentuh tetap aman dari tekanan berlebih.
Lulus uji ekstrem dan sertifikasi militer
Untuk membuktikan ketahanannya, ExpertBook Ultra melewati sertifikasi MIL-STD-810H. Laptop ini lulus 24 prosedur pengujian ketat di 11 kategori.
Daftar uji itu mencakup ketinggian ekstrem hingga 15.000 kaki, kejutan suhu dari -51 derajat Celsius hingga 60 derajat Celsius dalam hitungan jam, serta 18 kejutan fisik keras. Pengujian semacam ini biasanya dipakai untuk menilai kesiapan perangkat di kondisi yang jauh dari normal.
Diuji lagi lewat skenario penggunaan harian
Asus juga melakukan 157 pengujian internal untuk memvalidasi ketangguhan perangkat ini. Rangkaian itu termasuk 50.000 siklus buka-tutup engsel, 60.000 kali uji gosok wol di area C-part, dan 250.000 kali uji gosok keycap.
Keyboard ExpertBook Ultra juga dibuat tahan terhadap tumpahan. Sistemnya mengalihkan cairan agar menjauh dari komponen sensitif, sehingga risiko kerusakan bisa ditekan saat terjadi insiden kecil di meja kerja.
Detail kecil yang ikut diperkuat
Asus memperkuat port I/O internal dengan pelindung logam tebal. Langkah ini ditujukan untuk mencegah motherboard retak saat kabel ditarik secara paksa.
Semua perlindungan itu tetap dibungkus dalam bodi yang sangat tipis. ExpertBook Ultra memiliki ketebalan 10,9 mm dan bobot 0,99 kg, serta diklaim sebagai laptop 14 inci dengan footprint terkecil di dunia.
Source: inet.detik.com






