Random
  • News
  • Smartphone
  • Laptop
  • Tablet
  • Wearable
  • News
  • Smartphone
  • Laptop
  • Tablet
  • Wearable
»News» Apple Perketat Pengawasan Anak di Internet, Ini Cara Baru Orang Tua Mengontrol Akses

Apple Perketat Pengawasan Anak di Internet, Ini Cara Baru Orang Tua Mengontrol Akses

Qoo Gadget
Author: Qoo Media Selasa, 9 Juni 2026 | 12:07 pm
Apple Perketat Pengawasan Anak di Internet, Ini Cara Baru Orang Tua Mengontrol Akses
Apple parental controls child internet / Img: mashable.com
GAdd on Google

Apple memperketat pengawasan anak di internet lewat pembaruan besar pada iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27. Paket fitur barunya memberi orang tua kontrol lebih luas atas situs yang bisa dibuka anak, kontak yang boleh ditambahkan, hingga durasi penggunaan aplikasi tertentu.

Langkah ini hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan anak di ruang digital. Di sisi lain, Apple menegaskan bahwa sistem barunya tetap dirancang agar keluarga bisa menyesuaikan pengaturan sesuai kebutuhan masing-masing anak.

Ask to Browse Jadi Pintu Masuk Baru

Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah Ask to Browse. Jika selama ini persetujuan orang tua dikenal lewat Ask to Buy untuk unduhan aplikasi, kini mekanisme serupa dipakai untuk aktivitas berselancar di Safari.

Terkait
  • iOS 27 Tak Kebagian untuk Sejumlah iPhone Lama, iPhone SE 2020 Masih Aman
  • Xiaomi 17T Series Mulai Dijual, Diskon Rp1 Juta Bikin First Sale Makin Menggoda

Dengan fitur ini, anak harus meminta izin sebelum membuka website baru di iPhone, iPad, dan Mac. Apple menempatkan fitur ini sebagai cara untuk mencegah anak mengakses situs yang belum sesuai usia mereka.

Akun Anak Jadi Fondasi Perlindungan

Apple juga memperkuat Child Account sebagai dasar dari seluruh kontrol keamanan anak. Saat perangkat baru disiapkan, orang tua akan dipandu untuk membuat akun anak yang otomatis mengaktifkan perlindungan sesuai usia.

Perlindungan itu mencakup pembatasan situs dewasa, pembatasan media berdasarkan umur, serta filter konten di App Store. Akun anak wajib digunakan untuk pengguna di bawah 13 tahun dan tersedia hingga usia 18 tahun.

Setelah akun dibuat, orang tua dapat memilih aplikasi mana yang boleh dipakai anak. Pilihannya bisa sangat selektif, mulai dari aplikasi penting saja, paket aplikasi yang sudah dikurasi Apple, atau daftar aplikasi buatan sendiri.

Kontak Baru Harus Lewat Persetujuan

Pengawasan Apple tidak berhenti di aplikasi dan situs web. Kini orang tua juga bisa mengaktifkan aturan yang mewajibkan persetujuan sebelum anak menambahkan kontak baru ke perangkat mereka.

Dengan begitu, anak tidak bisa begitu saja berinteraksi dengan orang asing tanpa sepengetahuan orang tua. Apple juga meningkatkan Communication Safety agar perangkat dapat melakukan intervensi otomatis saat mendeteksi konten eksplisit atau kekerasan.

Screen Time Dibuat Lebih Ketat dan Lebih Jelas

Pembaruan berikutnya hadir pada Screen Time, fitur pemantauan penggunaan perangkat yang sudah lama dipakai orang tua. Kini batas waktu bisa diatur berdasarkan kategori aplikasi, seperti media sosial, hiburan, dan permainan.

Apple memberi contoh pembatasan media sosial satu jam sehari dan game dua jam sehari. Untuk membantu keluarga yang belum punya patokan, Apple juga menampilkan rekomendasi durasi berdasarkan panduan para ahli perkembangan anak dan tenaga kesehatan.

Ada pula fitur Schedules yang memungkinkan orang tua menentukan aplikasi mana yang boleh diakses pada waktu tertentu. Aplikasi belajar bisa tetap aktif saat jam sekolah, sementara media sosial dan game diblokir sampai jadwal yang ditentukan berakhir.

Tampilan Screen Time juga dibuat lebih informatif. Orang tua bisa melihat ringkasan penggunaan perangkat anak, termasuk rata-rata waktu layar harian dan aplikasi yang paling sering dipakai.

Panduan Tambahan untuk Orang Tua

Untuk memudahkan keluarga memahami fitur-fitur baru itu, Apple menyiapkan situs khusus berisi panduan penggunaan, sumber informasi, dan jawaban atas pertanyaan seputar keamanan digital anak. Situs ini ditujukan agar orang tua bisa mengatur perangkat anak dengan lebih efektif.

Pengembangan fitur baru tersebut juga melibatkan para pakar kesehatan dan perkembangan anak. Apple bekerja sama dengan American Academy of Pediatrics untuk mengadaptasi panduan Family Media Plan ke dalam ekosistemnya.

Apple mengatakan pendekatan ini dibuat agar teknologi tetap memberi manfaat tanpa mengabaikan keamanan pengguna muda. Di tengah banyaknya sorotan terhadap dampak media sosial dan konten berbahaya, pembaruan ini menjadi salah satu upaya paling agresif Apple untuk memberi kontrol lebih besar kepada orang tua.

Source: inet.detik.com
Baca Juga
iOS 27 Tak Kebagian untuk Sejumlah iPhone Lama, iPhone SE 2020 Masih Aman
iOS 27 Tak Kebagian untuk Sejumlah iPhone Lama, iPhone SE 2020 Masih Aman
News
Xiaomi 17T Series Mulai Dijual, Diskon Rp1 Juta Bikin First Sale Makin Menggoda
Xiaomi 17T Series Mulai Dijual, Diskon Rp1 Juta Bikin First Sale Makin Menggoda
News
Apple Perketat Pengawasan Anak di Internet, Ini Cara Baru Orang Tua Mengontrol Akses
Apple Perketat Pengawasan Anak di Internet, Ini Cara Baru Orang Tua Mengontrol Akses
News
Siri AI Apple Makin Cerdas, Bisa Baca Email, Foto, dan Isi Layar Pengguna
Siri AI Apple Makin Cerdas, Bisa Baca Email, Foto, dan Isi Layar Pengguna
News
Acer Swift Edge 14 AI Tiba di Indonesia, Bobot 990 Gram dengan Harga Rp 24,5 Juta
Acer Swift Edge 14 AI Tiba di Indonesia, Bobot 990 Gram dengan Harga Rp 24,5 Juta
News
Xiaomi 17 Max Bawa Kamera Leica 200 MP dan Baterai 8.000 mAh, Lawan Berat di Kelas Flagship
Xiaomi 17 Max Bawa Kamera Leica 200 MP dan Baterai 8.000 mAh, Lawan Berat di Kelas Flagship
News

Apple Child AccountAsk To BrowseScreen Time
X Facebook LinkedIn WhatsApp Telegram
i
Disclaimer
Artikel ini disusun dengan bantuan sistem otomasi dan ditinjau oleh redaksi agar tetap sesuai dengan fakta dari sumber rujukan.
Terkait
iOS 27 Tak Kebagian untuk Sejumlah iPhone Lama, iPhone SE 2020 Masih Aman
iOS 27 Tak Kebagian untuk Sejumlah iPhone Lama, iPhone SE 2020 Masih…
News40 menit yang lalu
Xiaomi 17T Series Mulai Dijual, Diskon Rp1 Juta Bikin First Sale Makin Menggoda
Xiaomi 17T Series Mulai Dijual, Diskon Rp1 Juta Bikin First Sale Makin…
News2 jam yang lalu
Siri AI Apple Makin Cerdas, Bisa Baca Email, Foto, dan Isi Layar Pengguna
Siri AI Apple Makin Cerdas, Bisa Baca Email, Foto, dan Isi Layar…
News4 jam yang lalu
Acer Swift Edge 14 AI Tiba di Indonesia, Bobot 990 Gram dengan Harga Rp 24,5 Juta
Acer Swift Edge 14 AI Tiba di Indonesia, Bobot 990 Gram dengan…
News4 jam yang lalu
Xiaomi 17 Max Bawa Kamera Leica 200 MP dan Baterai 8.000 mAh, Lawan Berat di Kelas Flagship
Xiaomi 17 Max Bawa Kamera Leica 200 MP dan Baterai 8.000 mAh,…
News4 jam yang lalu
Vivo Pad 6 Pro Tak Tersentuh Di AnTuTu, Snapdragon 8 Elite Gen 5 Mengunci Papan Atas Tablet Flagship
Vivo Pad 6 Pro Tak Tersentuh Di AnTuTu, Snapdragon 8 Elite Gen…
News5 jam yang lalu
Terbaru
1
iOS 27 Tak Kebagian untuk Sejumlah iPhone Lama, iPhone SE 2020 Masih Aman
News40 menit yang lalu
2
Xiaomi 17T Series Mulai Dijual, Diskon Rp1 Juta Bikin First Sale Makin Menggoda
News2 jam yang lalu
3
Siri AI Apple Makin Cerdas, Bisa Baca Email, Foto, dan Isi Layar Pengguna
News4 jam yang lalu
4
Acer Swift Edge 14 AI Tiba di Indonesia, Bobot 990 Gram dengan Harga Rp 24,5 Juta
News4 jam yang lalu
5
Xiaomi 17 Max Bawa Kamera Leica 200 MP dan Baterai 8.000 mAh, Lawan Berat di Kelas Flagship
News4 jam yang lalu
6
Vivo Pad 6 Pro Tak Tersentuh Di AnTuTu, Snapdragon 8 Elite Gen 5 Mengunci Papan Atas Tablet Flagship
News5 jam yang lalu
Halaman
  • About
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Kategori
  • News
  • Smartphone
  • Laptop
  • Tablet
  • Wearable
© 2026 Qoo Gadget All rights reserved