Apple Borong RAM Ponsel Dunia, Langkah Agresif yang Menekan Pesaing

Permintaan memori ponsel global sedang mengetat, dan Apple dikabarkan memanfaatkan situasi itu untuk mengamankan stok mobile DRAM sebanyak mungkin. Langkah ini bukan sekadar soal menjaga pasokan untuk iPhone, tetapi juga bisa mempersempit ruang gerak pesaing di pasar perangkat seluler.

Analis TF Securities, Ming-Chi Kuo, lebih dulu menilai Apple punya posisi unik untuk menghadapi lonjakan harga komponen. Dengan cadangan kas besar, Apple disebut bisa menyerap biaya tambahan tanpa harus langsung membebankannya ke konsumen, sehingga daya saing produk tetap terjaga.

Apple memanfaatkan kelangkaan pasokan

Laporan dari Korea Selatan menyebut Apple membeli hampir semua mobile DRAM yang tersedia di pasar dengan harga sangat tinggi. Informasi ini dikutip detikINET dari Techspot dan menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar kebutuhan internal, tetapi juga mengamankan suplai di tengah pasar yang ketat.

Langkah seperti ini memberi Apple keuntungan strategis yang sulit ditandingi banyak produsen lain. Saat pasokan menyusut, perusahaan dengan modal besar bisa mengunci komponen penting lebih dulu, lalu mempertahankan ritme produksi saat vendor lain mulai kesulitan mencari stok.

Dampak ke pesaing mulai terasa

Efek dari strategi agresif itu tidak berhenti di level pembelian komponen. MediaTek dan Qualcomm dilaporkan harus memangkas pengiriman chip 4nm mereka sebanyak 15 hingga 20 juta unit, atau setara dengan 20 ribu hingga 30 ribu wafer.

Pemangkasan itu berpotensi menekan produsen ponsel kelas menengah dan bawah yang sangat bergantung pada chip dari dua perusahaan tersebut. Di segmen ini, kenaikan biaya komponen sering kali sulit diserap, sehingga produsen harus menahan produksi atau menyesuaikan harga jual.

Mengapa RAM menjadi komponen perebutan utama

Mobile DRAM memegang peran penting dalam performa ponsel modern. Komponen ini membantu sistem menjalankan banyak aplikasi, proses multitasking, hingga fitur berbasis kecerdasan buatan yang kini makin umum di perangkat premium.

Ketika pasokan DRAM ketat, dampaknya bisa menjalar ke banyak lini produksi. Berikut alasan komponen ini jadi rebutan utama:

  1. DRAM memengaruhi kecepatan dan kelancaran sistem perangkat.
  2. Permintaan untuk ponsel kelas atas terus naik karena kebutuhan memori makin besar.
  3. Produsen chip dan perakit ponsel sama-sama bergantung pada rantai pasok yang stabil.
  4. Harga yang melonjak membuat vendor kecil lebih rentan terhadap tekanan biaya.

Samsung ikut merespons pasar yang mengetat

Di tengah kondisi itu, Samsung dikabarkan sudah menaikkan harga untuk beberapa produk dengan kapasitas memori tinggi. Galaxy S25 Edge, Galaxy Z Fold 7, dan Galaxy Flip 7 disebut kini dibanderol lebih mahal.

Samsung tidak secara terbuka menyebut kelangkaan pasokan memori sebagai penyebabnya. Namun, kenaikan harga tersebut sejalan dengan tren pengetatan komponen yang mulai terasa sejak awal tahun, sehingga pasar membaca langkah itu sebagai sinyal bahwa biaya produksi memang sedang naik.

Tim Cook sudah memberi sinyal tekanan biaya

Dalam laporan keuangan terbarunya, CEO Apple Tim Cook sempat menyinggung biaya memori dan terbatasnya kapasitas produksi chip 3nm di TSMC sebagai tantangan utama perusahaan. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa tekanan tak hanya datang dari sisi permintaan, tetapi juga dari sisi produksi semikonduktor yang semakin sempit.

Apple disebut memilih menggunakan cadangan uang tunai untuk mengamankan pasokan, bukan untuk menahan laju belanja komponen. Strategi ini membuat perusahaan tetap bisa menjaga suplai iPhone, sekaligus menghadapi kenaikan harga tanpa harus mengubah strategi harga secara agresif ke konsumen.

Tabel ringkas dampak manuver Apple

Pihak terdampak Dampak utama
Apple Mengamankan stok memori dan menjaga produksi tetap stabil
Vendor pesaing Sulit mendapatkan pasokan mobile DRAM
MediaTek dan Qualcomm Pengiriman chip 4nm dipangkas 15 hingga 20 juta unit
Produsen ponsel kelas menengah-bawah Biaya produksi naik dan margin makin tertekan
Samsung Harga beberapa perangkat memori tinggi ikut naik

Pasar komponen memasuki fase kompetisi baru

Situasi ini menunjukkan bahwa kekuatan finansial kini menjadi senjata penting dalam perebutan komponen kritis. Perusahaan besar seperti Apple bisa menahan gejolak harga lebih lama, sementara pemain lain harus berhadapan dengan stok terbatas dan biaya yang melonjak.

Di pasar seperti ini, siapa yang lebih dulu mengamankan memori dan kapasitas produksi akan punya posisi lebih kuat di rantai pasok berikutnya. Karena itu, langkah Apple membeli stok dalam jumlah besar bukan hanya soal produksi internal, melainkan juga bagian dari strategi untuk mempertahankan dominasi di industri ponsel yang semakin kompetitif.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: inet.detik.com

Berita Terkait

Back to top button