Anker mulai menunjukkan ambisi yang lebih besar dari sekadar pembuat power bank dan charger. Perusahaan teknologi asal China itu kini masuk ke wilayah yang jauh lebih strategis: membuat chip AI sendiri untuk membuat earbuds mereka lebih pintar.
Langkah ini terlihat lewat peluncuran THUS di ajang Anker Day 2026. Chip audio AI Compute-in-Memory berbasis jaringan saraf itu langsung dipakai pada soundcore Liberty 5 Pro dan Liberty 5 Pro Max.
Dari aksesori ke teknologi inti
Kehadiran THUS menandai perubahan penting bagi Anker. Perusahaan tidak lagi hanya mengandalkan perangkat elektronik konsumen, tetapi juga mulai mengembangkan teknologi inti yang bisa mengangkat kemampuan produknya.
Anker mengklaim chip THUS mampu menghadirkan daya komputasi AI hingga 150 kali lebih kuat untuk fitur environmental noise cancellation dibanding earbuds flagship generasi sebelumnya. Klaim itu menempatkan THUS sebagai komponen penting untuk meningkatkan kualitas pemrosesan suara di perangkat kecil.
Kenapa pendekatan ini dianggap penting
THUS memakai pendekatan compute-in-memory, berbeda dari desain chip tradisional. Artinya, proses komputasi AI dilakukan langsung di dalam memori tempat model AI disimpan.
Pada chip biasa, data harus bolak-balik antara memori dan prosesor untuk menjalankan tugas AI. Anker menyebut pola itu memakan daya besar, terutama pada perangkat ringkas seperti earbuds dan wearable device.
Dengan THUS, perpindahan data bisa diminimalkan sehingga konsumsi daya menjadi lebih efisien. Pendekatan ini juga membuka jalan bagi pemrosesan AI langsung di perangkat, tanpa bergantung pada cloud.
Pendiri dan CEO Anker Innovations Steven Yang mengatakan, “Hingga saat ini, setiap chip AI yang diciptakan selalu menyimpan model di satu sisi dan melakukan komputasi di sisi lainnya. THUS™ menempatkan komputasi langsung di tempat model itu berada.”
Earbuds pertama yang memakai THUS
soundcore Liberty 5 Pro dan Liberty 5 Pro Max menjadi perangkat pertama yang memakai chip anyar tersebut. Keduanya dibekali fitur Whisper Clear Calls yang menggunakan jaringan saraf AI dengan total 10 sensor untuk menghasilkan kualitas panggilan yang lebih jernih.
Anker menjelaskan bahwa sistem itu memakai delapan mikrofon MEMS dan dua sensor bone conduction. Kombinasi tersebut ditujukan untuk menangkap suara pengguna dengan lebih akurat, termasuk saat berada di lingkungan ramai.
Liberty 5 Pro Max bawa fitur yang lebih jauh
Model yang paling menonjol adalah Liberty 5 Pro Max. Earbuds ini hadir dengan layar AMOLED 1,78 inci pada casing charging dan membawa fitur AI Note-Taker.
Fitur itu memungkinkan pengguna merekam rapat, membuat transkrip otomatis, dan merangkum poin penting langsung di perangkat. Semua proses itu bisa berjalan tanpa internet atau cloud.
Nama THUS sendiri terinspirasi dari frasa “Thus have I heard” dalam tradisi Buddhis. Maknanya merujuk pada transmisi pengetahuan secara langsung tanpa distorsi, sejalan dengan pendekatan komputasi yang ditempatkan dekat dengan model AI.
Anker menyebut Liberty 5 Pro Max akan segera hadir di Indonesia mulai Juni 2026. Jika masuk sesuai jadwal, perangkat ini bisa menjadi salah satu contoh awal bagaimana chip buatan sendiri mulai mengubah cara earbuds bekerja.
