AMD Siap Turun Langsung Ke Mini PC AI, Bocoran Ryzen AI Halo Bawa 128GB RAM

AMD dilaporkan tengah menyiapkan langkah baru di pasar mini PC dengan membawa Ryzen AI Halo sebagai perangkat pertama yang dijual langsung oleh perusahaan. Perangkat ini kabarnya akan meluncur pada bulan Juni dan diarahkan sebagai platform pengembang AI yang sanggup menjalankan aplikasi berat seperti LM Studio, ComfyUI, dan Visual Studio Code.

Kabar ini kembali ramai setelah penampilan singkat perangkat tersebut di ajang CES 2026 dan kemunculannya di panggung AMD AI DevDay di San Francisco. Senior Vice President and General Manager AMD, Jack Huynh, disebut memperlihatkan mini PC mungil itu secara langsung, sementara seorang pengguna Reddit bernama 1ncehost mengunggah foto yang menampilkan detail spesifikasinya di layar presentasi.

Mesin kelas atas untuk kebutuhan pengembang

Dari informasi yang dipamerkan Huynh, Ryzen AI Halo akan mengandalkan Ryzen AI Max+ 395, chip paling tinggi di keluarga Strix Halo milik AMD. Unit demonstrasi yang ditunjukkan menggunakan unified memory 128GB, menjalankan Ubuntu, dan membawa strip lampu RGB yang dapat diprogram di bagian depan.

Spesifikasi chip tersebut memang ditujukan untuk performa tinggi. Prosesornya dibuat dengan fabrikasi 4nm TSMC, membawa 15 core CPU Zen 5 dengan 32 thread, serta kecepatan dasar 3GHz dan boost hingga 5,1GHz.

Untuk grafis, perangkat ini memakai Radeon 8060S berbasis RDNA 3.5 dengan 40 compute units. Di sisi AI, chip ini dibekali NPU XDNA 2 dengan performa komputasi AI murni 50 TOPS, ditambah TDP bawaan 55W, cache L3 64MB, dan dukungan memori quad-channel LPDDR5X 256-bit berkecepatan 8.000 MT/s.

Posisi AMD di pasar mini PC premium

Ryzen AI Max+ 395 sejatinya sudah mulai dikapalkan ke sejumlah pabrikan OEM dan kini telah dipakai di beberapa laptop Copilot+ serta mini PC performa tinggi dari pihak ketiga. Kehadiran perangkat versi AMD langsung menjadi penting karena perusahaan kini masuk lebih dekat ke pasar yang selama ini diisi vendor lain.

Sebagai pembanding, mini PC GMKtec EVO-X2 dengan chip serupa, RAM 96GB, dan penyimpanan 2TB dijual di Amazon seharga USD 2.349 atau sekitar Rp 38 jutaan. Di kelas superkomputer mungil, Nvidia DGX Spark dibanderol USD 4.699 atau sekitar Rp 76 jutaan untuk konfigurasi RAM 128GB dan penyimpanan 4TB.

Reaksi pasar masih terbagi

Rencana AMD merilis mini PC sendiri memunculkan reaksi campur aduk dari calon pembeli. Sebagian mempertanyakan apakah pasar memang cukup besar untuk perangkat mini PC buatan langsung dari pembuat chip itu, sementara yang lain menilai AMD datang agak terlambat karena perangkat seperti ini seharusnya muncul lebih cepat setelah pengumuman Strix Halo.

Di sisi lain, kehadiran pemain baru dari level pembuat chip dipandang bisa menambah tekanan pada vendor pihak ketiga. Jika persaingan makin ketat, harga produk di segmen mini PC performa tinggi berpeluang ikut turun dan memberi keuntungan lebih besar bagi konsumen.

Source: inet.detik.com
Terkait