AirTag 2 Kini Lebih Murah Di Indonesia, Paket 4 Pack Hemat Ratusan Ribu

Apple AirTag 2 kini masuk ke pasar Indonesia dengan pilihan yang lebih ramah di kantong. Opsi paket 4 pack membuat harga per unit terasa lebih hemat dibanding membeli satuan.

Produk pelacak barang ini mulai dipasarkan di Indonesia sejak April 2026. Saat ini, Apple Authorized Reseller sudah menawarkannya melalui gerai resmi seperti iBox dan Digimap.

Pantauan di situs iBox menunjukkan harga resmi AirTag 2 di Indonesia berada di dua pilihan. Untuk 1 pack, harganya Rp 599.000, sedangkan 4 pack dibanderol Rp 1.799.000.

Selisih harga itu membuat pembelian paket empat unit lebih menarik bagi pengguna yang ingin memasang AirTag di beberapa barang sekaligus. Opsi ini juga cocok bagi pembeli yang ingin membagikan perangkat ke anggota keluarga atau menaruhnya di lebih dari satu barang bawaan.

Lebih hemat untuk pembelian banyak

Jika dihitung per unit, paket 4 pack jelas memberi nilai yang lebih baik dibanding membeli empat unit terpisah. Dengan begitu, konsumen bisa menghemat hingga ratusan ribu rupiah.

Paket ini menjadi opsi yang relevan untuk pengguna yang ingin melacak banyak barang. AirTag 2 bisa dipasang di kunci, dompet, tas, koper, sepeda, dan barang berharga lainnya.

Peningkatan dari generasi sebelumnya

AirTag 2 hadir sebagai penerus generasi pertama yang dirilis tahun 2021. Apple membekalinya dengan sejumlah peningkatan yang menyasar akurasi pelacakan, jangkauan, dan kemudahan penggunaan.

Salah satu pembaruan utamanya ada pada Precision Finding. Berkat chip Ultra Wideband generasi kedua, fitur Pencarian Tepat kini bisa mendeteksi hingga 50% lebih jauh.

Panduan arah juga disajikan lewat visual, audio, dan getaran haptik. Fitur ini bahkan bisa dipakai langsung dari Apple Watch Series 11, Ultra 3, atau yang lebih baru.

Speaker lebih kencang dan jaringan lebih luas

Apple juga meningkatkan suara beep pada AirTag 2. Speakernya kini 50% lebih lantang dan terdengar hingga dua kali lebih jauh.

Peningkatan ini membantu saat mencari barang di tempat ramai atau ketika perangkat terselip di sofa dan laci. Di sisi lain, chip Bluetooth yang ditingkatkan memperluas pelacakan melalui jaringan Find My.

Jaringan itu mencakup ratusan juta perangkat Apple di seluruh dunia. Karena itu, AirTag 2 tetap bergantung pada ekosistem Apple untuk membantu menemukan barang yang hilang.

Bagikan lokasi barang ke pihak ketiga

Fitur lain yang disorot adalah kemampuan berbagi lokasi AirTag secara aman ke pihak ketiga. Apple menyebut kolaborasi dengan lebih dari 50 maskapai bisa membantu mengurangi kasus koper hilang hingga 90%.

Fitur ini memberi nilai tambah bagi pengguna yang sering bepergian. Pelacakan koper menjadi lebih praktis saat barang bawaan berpindah tangan di bandara atau selama perjalanan.

Privasi, ketahanan, dan desain

AirTag 2 tetap membawa fokus besar pada privasi dan keamanan. Perangkat ini tidak menyimpan data lokasi secara fisik, seluruh komunikasi dienkripsi, dan sistemnya dilengkapi perlindungan anti-pelacakan yang tidak diinginkan.

Dari sisi fisik, desainnya tetap ringkas dengan diameter 31,9 mm, tebal 8 mm, dan berat 11,8 gram. AirTag 2 juga tahan cipratan air dan debu dengan sertifikasi IP67 serta memakai baterai CR2032 yang bisa diganti sendiri.

Apple turut menyebut penggunaan material daur ulang yang lebih tinggi sesuai inisiatif Apple 2030. Untuk kompatibilitas, AirTag 2 mendukung iPhone dan iPad dengan iOS atau iPadOS 26 atau yang lebih baru.

Source: inet.detik.com

Berita Terkait

Back to top button