
Samsung kembali memperluas dukungan konektivitas satelit untuk lini Galaxy melalui kerja sama regional di Jepang. Delapan ponsel Galaxy kini kompatibel dengan layanan SoftBank Starlink Direct, sehingga perangkat bisa terhubung langsung ke satelit saat sinyal seluler biasa tidak tersedia.
Fitur ini penting bagi pengguna yang sering berada di area tanpa jangkauan jaringan, seperti pegunungan, pulau terpencil, atau wilayah laut. Dalam situasi bencana yang mengganggu infrastruktur darat, layanan ini juga dapat menjaga komunikasi dasar tetap berjalan.
Apa yang dimaksud dengan SoftBank Starlink Direct
SoftBank Starlink Direct adalah layanan satelit-ke-smartphone yang memungkinkan ponsel terhubung langsung ke satelit tanpa perangkat tambahan khusus. Layanan ini mendukung pengiriman dan penerimaan pesan teks, menerima peringatan darurat seperti peringatan gempa, serta akses data terbatas untuk aplikasi yang didukung.
Model layanan ini berbeda dari internet satelit penuh yang mengejar kecepatan tinggi. Fokus utamanya tetap pada konektivitas cadangan untuk kebutuhan komunikasi penting ketika jaringan terestrial tidak bisa diandalkan.
Delapan Galaxy yang sudah didukung
Samsung disebut telah mengaktifkan dukungan untuk delapan ponsel Galaxy pada layanan SoftBank Starlink Direct di Jepang. Artikel referensi tidak merinci model satu per satu, tetapi jumlah perangkat yang kompatibel sudah dipastikan mencapai delapan unit.
Berikut ringkasan informasinya:
| Poin | Keterangan |
|---|---|
| Jumlah perangkat Galaxy | 8 model |
| Operator | SoftBank |
| Layanan | SoftBank Starlink Direct |
| Fungsi utama | Pesan teks, peringatan darurat, data terbatas |
| Biaya tambahan | Tidak ada biaya tambahan dalam paket yang memenuhi syarat |
Pengguna tetap perlu memastikan perangkat yang dipakai masuk dalam daftar kompatibilitas resmi SoftBank. Pada layanan berbasis satelit, dukungan biasanya bergantung pada kombinasi hardware modem, software, dan sertifikasi operator.
Syarat penggunaan yang perlu diperhatikan
SoftBank menyatakan layanan ini tersedia untuk pelanggan paket smartphone SoftBank dengan perangkat Galaxy yang memenuhi syarat. Layanan tersebut juga termasuk dalam paket Y!mobile Simple, Simple 2, dan Simple 3.
Pengguna tidak perlu memasang aplikasi tambahan untuk memakai fitur ini. SoftBank juga menyebut tidak ada biaya tambahan selama penggunaan berada dalam cakupan paket yang memenuhi syarat.
Berikut batasan penting yang perlu diketahui:
- Hanya bekerja di luar area cakupan SoftBank.
- Perangkat harus memiliki pandangan langit yang terbuka ke arah satelit.
- Tidak mendukung panggilan suara.
- Tidak mendukung panggilan darurat.
- Fungsinya terbatas pada pesan teks, peringatan darurat, dan data tertentu.
Batasan ini penting karena konektivitas satelit direct-to-cell bukan pengganti penuh jaringan seluler. Dalam tahap ini, layanan lebih cocok dipahami sebagai jalur komunikasi darurat dan konektivitas dasar saat situasi mendesak.
Kenapa layanan ini relevan di Jepang
Jepang memiliki kondisi geografis yang menantang untuk pemerataan sinyal. Wilayah pegunungan, pulau kecil, dan jalur laut kerap menciptakan area tanpa jaringan, sehingga komunikasi via satelit punya nilai praktis yang tinggi.
Di sisi lain, Jepang juga rawan bencana alam seperti gempa. Dalam konteks itu, kemampuan menerima peringatan darurat dan menjaga pesan teks tetap berjalan menjadi fitur yang langsung berkaitan dengan keselamatan dan koordinasi.
Strategi Samsung di pasar satelit
Kemitraan dengan SoftBank menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya mengandalkan satu operator global. Perusahaan memilih pendekatan lokal agar layanan sesuai dengan regulasi dan kesiapan jaringan di tiap pasar.
Di Amerika Serikat, Samsung bekerja sama dengan T-Mobile melalui layanan T-Satellite. Dukungan di sana mencakup fitur T911, pesan teks, dan data pada model flagship Galaxy tertentu serta beberapa perangkat seri Galaxy A.
Di Eropa, Samsung juga bermitra dengan Virgin Media O2 untuk menghadirkan layanan data seluler berbasis ruang angkasa bagi pengguna Galaxy tertentu. Pola ini menunjukkan bahwa konektivitas satelit mulai diposisikan sebagai lapisan jaringan pelengkap, bukan lagi sekadar fitur eksperimental.
Dampaknya bagi pengguna Galaxy
Bagi pemilik Galaxy yang kompatibel di Jepang, dukungan SoftBank Starlink Direct menambah fungsi perangkat tanpa langkah instalasi yang rumit. Selama berada di luar cakupan jaringan, memenuhi syarat paket, dan berada di lokasi dengan pandangan langit terbuka, ponsel dapat beralih ke jalur komunikasi alternatif.
SoftBank juga menyatakan rencana untuk menambah lebih banyak produk yang kompatibel secara bertahap. Jika perluasan ini berjalan sesuai target, jumlah pengguna Galaxy yang bisa memanfaatkan konektivitas satelit berpotensi terus bertambah, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau sinyal seluler.





