6 Tips Foto dan Video Travel Anti Zonk Pakai Samsung Galaxy S26 Ultra, Bikin Momen Spontan Lebih Tajam

Traveling kini tidak lagi identik dengan membawa banyak perangkat kamera. Dengan Samsung Galaxy S26 Ultra, content creator Andy Garcia menilai foto dan video perjalanan bisa dibuat lebih praktis tanpa mengorbankan hasil yang estetik.

Poin utamanya bukan hanya soal kualitas kamera, tetapi juga cara kerja yang lebih ringkas saat momen datang cepat. Andy menegaskan, perjalanan akan lebih terasa jika perhatian tidak habis untuk mengatur gear.

Jangan terlalu sibuk dengan gear

Andy menyebut kesalahan umum traveler adalah terlalu fokus pada perlengkapan kamera sampai lupa menikmati perjalanan. Ia sendiri kini lebih sering memakai smartphone karena lebih ringan, praktis, dan tidak membuat workflow rumit.

Ia juga menilai preferensi audiens media sosial ikut berubah. Menurutnya, video yang natural dan autentik kini lebih diminati dibanding konten yang terlalu sinematik.

Manfaatkan kamera 200MP untuk momen spontan

Kamera 200MP di Galaxy S26 Ultra memberi ruang lebih besar untuk menangkap momen tanpa harus terlalu kaku memikirkan framing sejak awal. Hasil foto masih bisa di-crop atau diatur ulang tanpa kehilangan detail secara signifikan.

Fitur ini berguna saat traveling karena banyak momen muncul tiba-tiba dan tidak bisa diulang. Situasi seperti pesawat melintas, suasana jalanan, atau pemandangan kota bisa lebih mudah diabadikan.

Pakai tele lens untuk landmark

Saat berfoto dengan landmark ikonik, jarak subjek dan lokasi sering jadi tantangan. Andy menyarankan penggunaan tele lens agar background terlihat lebih dekat dengan subjek.

Cara ini membuat komposisi foto terasa lebih proporsional dan estetik dibanding kamera wide biasa. Tele lens juga membantu mengurangi distorsi di pinggir gambar sehingga hasilnya tampak lebih natural.

Rekam video dengan Log

Bagi yang suka membuat vlog atau travel video bergaya cinematic, fitur Log Video di Galaxy S26 Ultra memberi fleksibilitas lebih besar saat editing. Andy menjelaskan, Log Video membantu menjaga detail di area terang dan gelap sehingga color grading lebih mudah dilakukan.

Samsung juga menambahkan Log Preview di Galaxy S26 Ultra. Fitur ini membuat pengguna bisa langsung melihat preview warna video tanpa harus menebak hasil akhirnya.

Turunkan exposure saat merekam malam

Nightography menjadi salah satu andalan Galaxy S26 Ultra untuk perekaman malam. Andy punya trik sederhana, yaitu menurunkan exposure ke minus 0,3 saat merekam di malam hari.

Pengaturan itu membuat pencahayaan lebih aman dan mengurangi risiko overexposed saat proses editing. Selain itu, aperture f/1.4 pada Galaxy S26 Ultra membantu menangkap cahaya lebih baik sehingga video malam terlihat terang dengan noise minim.

Gunakan Photo Assist untuk sentuhan akhir

Samsung juga meningkatkan Photo Assist berbasis AI di Galaxy S26 Ultra. Fitur ini tidak hanya bisa dipakai untuk menghapus objek yang mengganggu, tetapi juga menambahkan objek tertentu ke dalam gambar lewat prompt sederhana.

Pengguna dapat memperbaiki tampilan foto agar lebih estetik, termasuk menambahkan pesawat di langit atau mempercantik komposisi untuk media sosial. Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menyebut fitur itu kini bisa digunakan dengan prompting yang simpel.

Gabungan kamera 200MP, tele lens, Log Video, Nightography, dan Photo Assist membuat proses membuat konten travel jadi lebih praktis. Andy menilai, perangkat ini membantu traveler bergerak lebih bebas saat mencari destinasi, memotret, merekam video malam, hingga mengedit konten langsung dari smartphone.

Source: inet.detik.com
Terkait