
Samsung Galaxy A57 5G hadir sebagai ponsel kelas menengah yang menargetkan pengguna yang ingin bermain game dengan lebih nyaman. Perangkat ini tidak hanya mengandalkan nama besar Samsung, tetapi juga membawa kombinasi chipset, pendingin, layar, baterai, dan penyimpanan yang dirancang untuk menjaga pengalaman gaming tetap stabil.
Di sisi performa, Samsung menempatkan Exynos 1680 sebagai fondasi utama. Chipset ini memakai CPU octa-core dengan clock hingga 2,9 GHz dan disebut membawa peningkatan performa CPU serta GPU sekitar 15 persen dibanding generasi sebelumnya.
Exynos 1680 jadi tumpuan utama saat game berjalan
Kenaikan performa pada chip baru ini penting karena game modern menuntut respons cepat dari prosesor dan grafis. Dengan tenaga komputasi yang lebih siap, Galaxy A57 5G memiliki modal lebih baik untuk menjaga frame tetap konsisten saat game tampil dengan beban berat.
Samsung juga menyertakan RAM LPDDR5X hingga 12 GB. Kombinasi ini membantu ponsel tetap responsif saat pengguna membuka banyak aplikasi, berpindah dari satu gim ke gim lain, atau menjalankan judul yang membutuhkan sumber daya besar.
NPU ikut bantu optimasi sistem
Selain CPU dan GPU, Exynos 1680 juga membawa peningkatan pada NPU atau chip pemroses kecerdasan buatan. Dalam penggunaan harian, komponen ini membantu efisiensi pemrosesan berbasis AI dan ikut mendukung optimalisasi sistem saat gaming.
Efeknya terlihat pada pengelolaan resource yang lebih pintar, sehingga permainan dapat berjalan lebih stabil dalam berbagai skenario. Bagi banyak gamer, kestabilan seperti ini sering lebih terasa manfaatnya dibanding sekadar angka performa puncak.
Vapor chamber lebih besar untuk redam panas
Peningkatan performa biasanya memunculkan tantangan baru, yaitu suhu yang cepat naik. Samsung menjawabnya lewat sistem pendingin vapor chamber yang diklaim 13 persen lebih besar dibanding generasi sebelumnya.
Pendinginan yang lebih luas membantu perangkat mempertahankan performa lebih konsisten saat dipakai bermain dalam durasi panjang. Langkah ini juga menekan risiko thermal throttling, yakni penurunan performa ketika suhu perangkat terlalu tinggi.
Layar luas membuat game terasa lebih imersif
Untuk tampilan, Galaxy A57 5G memakai layar 6,7 inci FHD+ Super AMOLED Plus dengan bezel sekitar 1,5 mm. Ukuran layar yang lega memberi ruang pandang lebih besar dan membantu game terasa lebih imersif.
Samsung turut menghadirkan Vision Booster agar layar tetap terang dan jelas di berbagai kondisi pencahayaan. Panel Super AMOLED Plus juga mendukung warna yang lebih hidup dan kontras yang lebih dalam, yang berguna saat game menampilkan adegan gelap atau detail visual tinggi.
Baterai besar dan penyimpanan lega mendukung sesi panjang
Daya tahan menjadi salah satu faktor penting untuk gaming, dan Galaxy A57 5G dibekali baterai 5.000 mAh. Samsung mengklaim baterai ini dapat bertahan hingga dua hari, sementara Super Fast Charging 2.0 bisa mengisi daya hingga 60 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Di bagian penyimpanan, opsi hingga 256 GB memberi ruang yang cukup luas untuk menampung banyak game modern. Kapasitas itu juga memudahkan penyimpanan update, cache, dan rekaman gameplay tanpa harus sering menghapus file lama.
Selain kelima fitur utama tersebut, bodi Galaxy A57 5G juga dibuat tipis dengan ketebalan 6,9 mm dan bobot sekitar 179 gram. Di Indonesia, ponsel ini tersedia dalam varian 8 GB/128 GB seharga Rp 7.599.000, 8 GB/256 GB seharga Rp 8.299.000, dan 12 GB/256 GB seharga Rp 8.999.000, dengan promo cashback, trade-in, serta cicilan 0 persen hingga 30 April 2026.
Source: tekno.kompas.com




