Sejumlah aplikasi Android bisa sangat populer dan diunduh jutaan kali, tetapi itu tidak otomatis membuatnya layak dipasang. Pankil Shah, Hardware Engineer di Cisco Systems, menilai angka unduhan bukan patokan untuk menilai keamanan atau kualitas aplikasi.
Dalam penjelasannya kepada Android Authority yang dikutip inet.detik.com, Shah menyebut ada banyak aplikasi seperti VPN, antivirus, caller ID, hingga password manager yang sebaiknya dihindari kebanyakan orang. Alasannya beragam, mulai dari privasi, keamanan, hingga karena Android sebenarnya sudah menangani kebutuhan tersebut dengan baik.
Berikut 5 aplikasi yang menurut Shah tidak direkomendasikan untuk diunduh, meski namanya sudah sangat dikenal.
1. Turbo VPN
Turbo VPN disebut tidak memiliki rekam jejak yang bersih. Selama bertahun-tahun, ada laporan soal praktik data yang dipertanyakan dan kaitannya dengan entitas berbasis di China.
Shah menilai masalah itu bukan hanya milik Turbo VPN. Menurutnya, hal serupa juga berlaku untuk sebagian besar VPN gratis yang menawarkan data tak terbatas, karena biaya menjalankan layanan VPN tidak kecil.
2. LastPass
LastPass dikenal luas di kalangan keamanan digital, tetapi Shah tidak lagi mempercayainya. Ia menyorot masalah keamanan yang dialami layanan itu dalam beberapa tahun terakhir.
Shah menyebut pelanggaran keamanan pada 2022 sangat serius karena penyerang berhasil mencuri data pelanggan dan memperoleh akses ke arsitektur keamanan LastPass. Ia juga menilai ada banyak pengelola kata sandi lain yang lebih baik, dengan Bitwarden sebagai salah satu contoh yang ia pakai karena bersifat open-source dan harganya terjangkau.
3. Truecaller
Truecaller memang membantu mengidentifikasi penelepon tak dikenal, memblokir spam, dan mengurangi gangguan dari telemarketing. Aplikasi ini juga sudah memiliki lebih dari satu miliar unduhan di Play Store, serta tersedia di iOS.
Namun, Shah menganggap masalah terbesar Truecaller ada pada banyaknya izin yang diminta. Selain kontak, aplikasi ini meminta akses ke log panggilan, pesan, lokasi, file, foto, video, dan audio.
Ia juga menilai fungsi utama Truecaller kini tidak lagi sepenting dulu, karena Android sudah menangani panggilan dan pesan spam dengan jauh lebih efektif.
| Aplikasi | Catatan Utama | Alasan Keberatan |
|---|---|---|
| Turbo VPN | VPN gratis | Laporan praktik data yang dipertanyakan |
| LastPass | Password manager | Rekam jejak keamanan dan insiden 2022 |
| Truecaller | Caller ID dan pemblokir spam | Meminta banyak izin akses |
4. CCleaner
CCleaner dikenal sebagai aplikasi pembersih penyimpanan yang mengklaim bisa menghapus file sampah dan data tak perlu. Aplikasi ini juga menawarkan pemantauan aplikasi yang dianggap terlalu banyak memakai sumber daya.
Masalahnya, Android modern sudah menyediakan banyak fungsi serupa tanpa aplikasi tambahan. Pengguna bisa melihat aplikasi yang boros baterai atau data seluler lewat pengaturan, sementara aplikasi File bawaan Google juga punya tab pembersihan untuk menghapus file sampah, foto duplikat, tangkapan layar lama, dan aplikasi yang tidak digunakan.
5. AVG Antivirus & Security
AVG Antivirus & Security termasuk aplikasi yang mudah ditemukan di Play Store dan menawarkan perlindungan malware, alat privasi, penguncian aplikasi, pemeriksaan keamanan Wi-Fi, hingga pengoptimalan kinerja. Meski terdengar lengkap, Shah menilai sebagian besar fitur itu tidak benar-benar diperlukan di Android.
Ia menekankan bahwa Android sudah dibekali fitur keamanan penting, termasuk Google Play Protect yang terus memindai aplikasi di ponsel, bahkan yang dipasang secara manual. Ada juga Android Safe Browsing yang memindai tautan berbahaya secara real-time untuk melindungi pengguna dari virus dan penipuan phishing.
Menurut Shah, sebagian besar aplikasi antivirus Android hanya menduplikasi fitur bawaan yang sudah tersedia, bahkan mengenakan biaya untuk hal yang sama. Selama pengguna tetap memakai Play Store dan tidak mematikan fitur keamanan bawaan Android, risiko infeksi disebut jauh lebih kecil.
Daftar ini menunjukkan bahwa popularitas tidak selalu sejalan dengan manfaat nyata bagi pengguna. Untuk beberapa kebutuhan, Android ternyata sudah punya perlindungan dan alat bawaan yang cukup kuat tanpa harus menambah aplikasi lain.
Source: inet.detik.com






