Pertengahan Mei ini menjadi momen penting bagi pencari smartphone baru di Indonesia. Pantauan data TKDN dan SDPI menunjukkan ada 11 model dari berbagai merek besar yang disebut sudah masuk antrean rilis dalam waktu dekat.
Menariknya, daftar ini tidak hanya berisi ponsel kelas menengah, tetapi juga perangkat premium dengan spesifikasi yang jauh lebih agresif. Ada baterai 9020 mAh, layar 144Hz, kamera 200MP, dan chipset flagship generasi baru yang siap meramaikan pasar.
Baterai besar jadi senjata paling mencolok
Persaingan paling keras justru muncul dari sektor daya tahan baterai. iQOO Z11 menonjol dengan baterai 9020 mAh, sementara Realme C100 membawa kapasitas 8000 mAh dan fast charging 45W.
Oppo Find X9s Pro juga ikut bermain di kelas atas dengan baterai 7025 mAh dan fast charging 80W. Di jalur lain, Tecno Spark 50 membawa baterai 7000 mAh, sedangkan Tecno Spark 55G memakai baterai 6500 mAh.
Infinix Hot 74G hadir dengan baterai 6000 mAh dan pengisian 45W. Poco C81 Pro juga masuk daftar dengan baterai 6000 mAh dan layar 6,9 inci 120Hz.
Model 5G dan gaming ikut mencuri perhatian
Di kelas menengah, Tecno Spark 55G diposisikan sebagai opsi 5G terjangkau dengan chipset Dimensity 6400. Infinix Hot 74G mengandalkan Helio G100 6nm dan RAM 8GB untuk menarik pengguna yang butuh performa harian yang stabil.
Sektor gaming juga terlihat semakin serius. Nubia Neo 5 GT memakai Dimensity 7400, kipas pendingin aktif di dalam bodi, dan tombol trigger fisik R1/L1.
Nubia Neo 5 GT turut dibekali layar AMOLED 1,5K 144Hz. Kombinasi ini membuatnya masuk radar pengguna yang mencari ponsel bertenaga untuk gim tanpa harus langsung lompat ke kelas flagship.
Flagship ringkas dan kamera ekstrem
Vivo X300 FE hadir sebagai pilihan flagship compact dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan layar LTPO AMOLED. Meski bodinya ringkas, perangkat ini tetap membawa baterai 6500 mAh dan pengisian cepat 90W.
Di sisi yang lebih ekstrem, Vivo X300 Ultra menempati kelas tertinggi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Ponsel ini membawa kamera utama 200MP dan periskop 200MP, lengkap dengan stabilisasi gimbal dan optik ZEISS.
Oppo Find X9s Pro juga bermain di ranah premium. Layarnya hanya 6,32 inci, tetapi sektor kamera mengandalkan sensor 200MP pada kamera utama dan periskop, dipadu baterai 7025 mAh.
Xiaomi, Realme, dan Poco lengkapi spektrum pasar
Xiaomi 17T Series disebut siap hadir dengan layar AMOLED 2K 144Hz. Varian standarnya memakai Dimensity 8500, sementara varian Pro membawa chipset yang lebih kencang, kamera telefoto 5x optical zoom, dan perekaman video hingga 8K.
Realme C100 mengisi sisi lain pasar dengan layar 6,8 inci 120Hz dan MediaTek Helio G92 Max. Di segmen harga lebih terjangkau, Poco C81 Pro hadir dengan layar besar 6,9 inci 120Hz dan chipset Unisoc T7250.
Komposisi itu menunjukkan pasar Indonesia berpotensi menerima gelombang perangkat yang sangat beragam dalam waktu dekat. Dari baterai super besar hingga kamera kelas atas, setiap model membawa karakter berbeda untuk kebutuhan pengguna yang juga berbeda.
Daftar 11 smartphone yang disebut siap masuk Indonesia
| Model | Daya tarik utama |
|---|---|
| Realme C100 | Baterai 8000 mAh, fast charging 45W |
| Tecno Spark 55G | 5G, Dimensity 6400, baterai 6500 mAh |
| Infinix Hot 74G | Helio G100, RAM 8GB, baterai 6000 mAh |
| Nubia Neo 5 GT | Kipas aktif, AMOLED 1,5K 144Hz |
| iQOO Z11 | Baterai 9020 mAh, Snapdragon 7s Gen 4 |
| Tecno Spark 50 | Baterai 7000 mAh, Helio G81 |
| Xiaomi 17T Series | Layar 2K 144Hz, video 8K |
| Oppo Find X9s Pro | Kamera 200MP, baterai 7025 mAh |
| Vivo X300 FE | Snapdragon 8 Gen 5, baterai 6500 mAh |
| Poco C81 Pro | Layar 6,9 inci 120Hz, baterai 6000 mAh |
| Vivo X300 Ultra | Kamera 200MP ganda, Snapdragon 8 Elite Gen 5 |
